Ekonomi

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir

Global Sulteng
×

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir

Sebarkan artikel ini
14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Pedagang Lepas dari Jerat Rentenir
Selama 14 tahun bekerja di BRI, Dewi Natalia tidak hanya mengejar target pembiayaan. Ia memilih mendatangi pedagang dari pintu ke pintu untuk membantu mereka mendapatkan akses keuangan formal dan keluar dari jerat rentenir. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Selama 14 tahun bekerja di BRI, Dewi Natalia tidak hanya mengejar target pembiayaan. Ia memilih mendatangi pedagang dari pintu ke pintu untuk membantu mereka mendapatkan akses keuangan formal dan keluar dari jerat rentenir.

Kini, Mantri BRI Unit Natar, Kantor Cabang Teluk Betung, Kanwil Bandar Lampung itu mendampingi 380 debitur mikro aktif.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Perjalanan Dewi sebagai Mantri dimulai pada 2012, setahun setelah bergabung dengan BRI sebagai Customer Service. Ia mengawali tugas di BRI Unit Sendang Agung, Lampung Tengah, saat kantor unit tersebut masih baru.

Kala itu, Dewi menemukan banyak pedagang pasar tradisional belum mengenal layanan perbankan formal.

Sebagian masih mengandalkan rentenir dengan bunga tinggi untuk memenuhi kebutuhan modal usaha.

Dewi Natalia kemudian rutin mendatangi pedagang dan memberikan edukasi mengenai pembiayaan mikro BRI. Perlahan, sejumlah pedagang beralih menggunakan layanan perbankan formal.

“Saya masuk mengedukasi pedagang-pedagang pasar. Kita kasih pinjaman sehingga mereka terlepas dari rentenir itu,” ujar Dewi, Senin, 14 September 2026.

Upaya tersebut sempat mendapat tekanan dari rentenir setempat. Bahkan, seorang rentenir pernah menawarkan kerja sama tidak resmi kepada Dewi.

Baca juga: Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Jasa Raharja Jamin Santunan dan Biaya Perawatan Korban

Tawaran itu ia tolak karena ingin menjaga kepentingan nasabah dan integritas pekerjaannya.

Bagi Dewi, menjadi Mantri bukan sekadar pekerjaan. Selama hampir 15 tahun, ia menganggap profesinya sebagai bagian dari pengabdian untuk membantu nasabah mengembangkan usaha.

“Saya bisa bilang bahwa perjalanan yang saya tempuh tidak mudah, termasuk harus mengikuti seleksi ketat di Palembang hingga dua kali percobaan. Akan tetapi, akhirnya saya berhasil membuktikan komitmen saya,” katanya.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan Mantri merupakan salah satu ujung tombak perseroan dalam menjangkau pelaku usaha mikro dan UMKM.

Menurut dia, keberadaan Mantri membantu BRI memahami kebutuhan nasabah secara langsung sekaligus memperluas akses pembiayaan dan layanan keuangan.

“Mantri menjadi salah satu ujung tombak BRI dalam menjangkau pelaku usaha secara langsung,” ujar Dhanny.

Bagi Dewi, keberhasilan terbesar bukan semata jumlah debitur yang ia kelola, melainkan ketika nasabah yang dulu kesulitan mendapatkan modal kini mampu menjalankan usaha secara lebih mandiri melalui akses keuangan formal.