Ekonomi

Dari 1 Ekor Jadi 100 Ekor, Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat KUR BRI

Global Sulteng
×

Dari 1 Ekor Jadi 100 Ekor, Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat KUR BRI

Sebarkan artikel ini
Dari 1 Ekor Jadi 100 Ekor, Ras Farm Tumbuh Pesat Berkat KUR BRI
Usaha peternakan susu kambing Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni, berkembang pesat dari skala rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Usaha peternakan susu kambing Ras Farm Sukoharjo I di Pringsewu, Lampung, milik Dwi Nurhaeni, berkembang pesat dari skala rumahan menjadi peternakan dengan ratusan kambing perah.

Pertumbuhan ini didorong oleh dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Dwi mengawali usahanya dari satu ekor kambing yang baru melahirkan. Ia mulai rutin memerah susu dan menjualnya ke lingkungan sekitar.

Respons pasar yang positif mendorongnya melihat peluang bisnis lebih besar.

“Awalnya dari satu ekor, lalu berkembang karena banyak yang tertarik membeli,” ucapnya, Kamis (16/4/2026).

Untuk memperbesar usaha, Dwi mengakses KUR BRI. Melalui pembiayaan tersebut, ia secara bertahap menambah jumlah ternak, dari 1 ekor menjadi 3 ekor hingga kini mencapai sekitar 100 ekor kambing perah.

Peningkatan populasi ini sejalan dengan tingginya permintaan pasar.

Namun, lonjakan produksi menghadirkan tantangan baru, terutama dalam pemasaran susu segar.

Baca juga: Mantri BRI Sri Malasarin, Penggerak Ekonomi Petani di Praya Timur

Untuk mengatasinya, Dwi melakukan inovasi dengan mengolah susu kambing menjadi susu bubuk yang memiliki daya simpan lebih lama dan jangkauan pasar lebih luas.

Ras Farm juga melakukan diversifikasi produk dengan menghadirkan berbagai varian rasa seperti stroberi, melon, jahe, dan moka guna meningkatkan daya tarik konsumen.

Tak hanya fokus pada bisnis, Dwi turut memberdayakan masyarakat sekitar dengan melibatkan warga dalam proses produksi.

Ia juga memberikan pelatihan memerah susu kambing, sehingga membuka peluang ekonomi baru di lingkungannya.

Menurut Dwi, dukungan KUR BRI menjadi faktor penting dalam pengembangan usaha, mulai dari perluasan kandang hingga peningkatan kapasitas produksi.

Berkat konsistensi dan inovasi, Ras Farm kini juga mencatatkan prestasi di tingkat nasional dan memperkuat posisinya sebagai UMKM unggulan di sektor peternakan.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menyatakan kisah Ras Farm menjadi bukti nyata sinergi antara ketekunan pelaku usaha dan dukungan pembiayaan mampu mendorong UMKM naik kelas.

“BRI berkomitmen memperkuat sektor UMKM melalui penyaluran KUR untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Hingga akhir Februari 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp31,42 triliun atau 17,46% dari total alokasi Rp180 triliun. Penyaluran tersebut telah menjangkau lebih dari 643 ribu debitur UMKM di seluruh Indonesia.