Seputar Sulteng

Penyerapan Anggaran Baru 21 Persen, Bupati Iksan Baharudin Minta OPD Segera Ambil Langkah Agar Pembangunan Sesuai Target

Global Sulteng
×

Penyerapan Anggaran Baru 21 Persen, Bupati Iksan Baharudin Minta OPD Segera Ambil Langkah Agar Pembangunan Sesuai Target

Sebarkan artikel ini
Penyerapan Anggaran Baru 21 Persen, Bupati Iksan Baharudin Minta OPD Segera Ambil Langkah Agar Pembangunan Sesuai Target
Bupati Morowali Iksan Baharudin mengaku prihatin dengan penyerapan anggaran yang masih 21 persen hingga pertengahan tahun 2026. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Bupati Morowali Iksan Baharudin mengaku prihatin dengan penyerapan anggaran yang masih 21 persen hingga pertengahan tahun 2026.

Padahal, ketersediaan anggaran daerah sudah memadai untuk mendukung pelaksanaan program prioritas.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“OPD harus segera mengambil langkah agar pembangunan bisa terlaksana sesuai target,” ucap Bupati Iksan Baharudin saat rapat evaluasi kinerja OPD Triwulan I dan Triwulan II pada Jumat 17 Juli 2026.

Kata Iksan, pola pelaksanaan yang menumpuk di akhir tahun berpotensi menyebabkan sejumlah kegiatan tidak terealisasi tepat waktu serta menimbulkan persoalan dalam proses pengawasan maupun pertanggungjawaban keuangan daerah.

Baca juga: Kejati Sulteng Masih Analisis Alat Bukti Kasus Dugaan Pertambangan Ilegal PT Cocoman

Menurut Iksan, kebijakan penganggaran yang diterapkan pemerintah daerah memiliki tujuan agar menciptakan belanja yang lebih efektif, efisien dan tepat sasaran.

Sehingga, setiap OPD yang belum mengajukan telaahan staf untuk segera menyampaikan usulan, baik untuk perubahan anggaran tahun 2026 maupun penyusunan APBD Tahun 2027 yang disertai penjelasan yang komprehensif.

Baca juga: Kejati Sulteng: Kasus Dugaan Korupsi Perizinan Tersus PT CMS di Morowali Utara Masih Penyelidikan

“Seluruh usulan itu, akan dibahas bersama Bappelitbangda, DPPKAD dan perangkat daerah terkait agar selaras dengan visi dan misi pemerintah daerah,” jelasnya.

Dia menambahkan, setiap kebijakan dan pelaksanaan program harus berdasarkan data akurat serta perencanaan yang matang. OPD tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi memastikan setiap kegiatan bermanfaat bagi masyarakat serta dapat dipertanggungjawabkan.