GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui berbagai program pemberdayaan, peningkatan kapasitas usaha, dan perluasan akses pasar.
Salah satu pelaku UMKM yang merasakan manfaat program tersebut adalah IDEacraft, usaha dekorasi rumah asal Kota Semarang yang didirikan oleh Swabawa Arif Wicaksono pada 2019.
Berawal dari hobi melukis, Swabawa melihat peluang untuk menghadirkan produk dekorasi rumah yang unik dan memiliki nilai jual.
Dengan modal awal sekitar Rp300 ribu dan peralatan sederhana untuk membuat lilin, ia mulai merintis usaha yang kini berkembang dengan beragam produk dekorasi rumah.
“Ideacraft lahir dari keinginan menghadirkan produk yang cantik, unik, dan memiliki nilai estetika. Keuntungan dari penjualan awal terus kami putar menjadi modal usaha hingga berkembang seperti sekarang,” kata Swabawa, Jumat (19/6/2026).
Seiring perkembangan usaha, IDEacraft menghadirkan berbagai produk seperti lampu teko, teko lukis batik, toples kue, hingga botol handsoap yang menjadi salah satu produk favorit pelanggan.
Untuk memperluas pasar dan meningkatkan kapasitas usaha, Swabawa bergabung dengan Rumah BUMN BRI. Melalui program tersebut, ia mendapatkan berbagai pelatihan, pendampingan usaha, akses kurasi produk melalui BRIncubator, hingga kesempatan mengikuti BRI UMKM EXPO(RT).
Baca juga: Satgas PASTI Sulteng Tertibkan Usaha Pegadaian Ilegal, Ingatkan Masyarakat Tak Mudah Tergiur
Menurut Swabawa, pelatihan branding dan digital marketing menjadi salah satu program yang paling membantu dalam meningkatkan daya saing produknya di pasar.
Selain itu, IDEacraft juga memanfaatkan layanan digital BRI seperti BRImo, QRIS BRI, dan merchant BRI untuk mendukung transaksi usaha yang lebih cepat dan praktis.
Saat ini, produk-produk IDEacraft telah dipasarkan melalui media sosial, galeri hotel, serta sejumlah rest area di wilayah Jawa Tengah.
Jaringan pemasaran tersebut terus berkembang seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produk dekorasi rumah yang unik dan bernilai seni.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan perjalanan IDEacraft menunjukkan bagaimana kreativitas yang dikembangkan secara konsisten dapat menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.
“IDEacraft membuktikan bahwa kreativitas yang dipadukan dengan ketekunan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing. BRI akan terus menghadirkan program pemberdayaan untuk membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha dan memperluas peluang bisnis,” ujarnya.
Hingga Maret 2026, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN di berbagai daerah di Indonesia dan menyelenggarakan lebih dari 18 ribu pelatihan bagi pelaku UMKM.
Melalui ekosistem pemberdayaan yang terintegrasi, BRI terus mendorong UMKM untuk berkembang, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing agar mampu naik kelas dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.












