Nasional

4 Siswa Asal Sulteng Ikut Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional

Global Sulteng
×

4 Siswa Asal Sulteng Ikut Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
4 Siswa Asal Sulteng Ikut Seleksi Paskibraka Tingkat Nasional
Sedikitnya ada 4 orang siswa lolos mewakili Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mengikuti seleksi paskibraka di tingkat nasional tahun 2024. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Sedikitnya ada 4 orang siswa lolos mewakili Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk mengikuti seleksi paskibraka di tingkat nasional tahun 2024.

Kabar lolosnya 4 orang siswa asal Sulteng untuk mengikuti seleksi paskibraka tingkat nasional itu diketahui melalui akun instagram @ppi_sulteng.

Iklan - Geser untuk melanjutkan

“Selamat berjuang peserta seleksi paskibraka tingkat pusat (nasional) perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2024,” tulis akun instagram @ppi_sulteng, Minggu (9/6/2024).

Adapun 4 orang siswa asal Sulteng yang lolos mengikuti seleksi paskibraka tingkat nasional itu yakni Zahra Aisyah Aplizya, Angela Lengkong, Mickhael Mikha Laempah dan Muhammad Haikhael.

Baca juga: Berhaji dalam Keadaan Haid Apakah Boleh? Begini Penjelasan Konsultan Ibadah Daker Makkah

Zahra Aisyah Aplizya berasal dari Kabupaten Morowali, Angela Lengkong Kabupaten Banggai, Mickhael Mikha Laempah Kabupaten Bangkep dan Muhammad Haikhael Kota Palu.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 114 peserta mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi di Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Nasional.

Seleksi Paskibraka itu dilakukan untuk persiapan upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia baik untuk Provinsi maupun 2 orang perwakilan ke Istana Negara.

Kepala Bidang Politik Badan Kesbangpol Sulteng Rustam Aripudin mengatakan, ratusan peserta itu merupakan putra-putri terbaik daerah yang telah mengikuti proses seleksi awal di Kabupaten/Kota.

“Mereka yang lulus seleksi di Kabupaten/Kota ikut seleksi lagi di tingkat Provinsi dan Nasional, masing-masing kami minta 6 orang dari kabupaten 3 laki-laki dan 3 perempuan,” ucapnya saat diwawancarai GlobalSulteng di Gedung Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin (6/5/2024).

Baca juga: Cerita Rokiah Adkur Aspinah, Jamaah Haji Lansia Bertemu Sahabat Baru di Makkah

Menurutnya, peserta yang paling banyak mengikuti seleksi Paskibraka berasal dari Kota Palu dengan total 50 orang.

“Permintaan kami memang 25 pasang jadi totalnya 50 dari Kota Palu, kenapa kami minta seperti itu, karna disetiap Kabupaten/Kota ada pengibar bendera juga, tentunya tidak bisa kita ambil kabupaten karna jaraknya jauh, tapi tidak selamanya harus begitu karna tetap ada pertimbangan berikutnya apakah ini masih lanjut atau tidak,” ujarnya.

“Tapi kita pertimbangkan bahwa Kota Palu memberikan yang terbaik sehingga mereka yang lebih bagus, lebih dominan kita pakai disini,” tambahnya.

Lanjut Rustam, untuk seleksi tingkat Nasional akan dilaksanakan selama 2 hari terhitung mulai dari Senin 6 Mei sampai Selasa 7 Mei 2024.

Baca juga: 114 Peserta Ikut Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulteng dan Nasional, Terbanyak dari Kota Palu

Sementara, untuk tingkat Provinsi akan berlanjut sampai tanggal 14 Mei 2024 yang dirangkaikan dengan pengumuman.

“Setelah pengumuman pusat barulah kami umumkan juga di tingkat provinsi, untuk ujian besok itu pengumaman yang lulusnya sebentar malam,” tuturnya.

Diketahui, ujian awal peserta Paskibraka tingkat Provinsi Sulteng dan Nasional yaitu wawasan kebangsaan dan akan dilanjutkan dengan Tes Intelegensi Umum (TIU).

“Jadi mereka sebentar dapat informasi di handphone masing-masing, mereka yang lulus bisa ikut lagi TIU,” jelasnya.

Baca juga: Ini Alasan Kesbangpol Sulteng Lebih Banyak Minta Peserta dari Kota Palu Ikut Seleksi Paskibraka Dibanding Kabupaten

Dia menambahkan, proses seleksi Paskibraka ini dilaksanakan secara sportif dan tidak ada titipan dari pejabat manapun.

“Sedangkan anak Kepaa Badan Kesbangpol tidak lolos, itu berarti betul-betul kita seleksi, dari kami panitia, walaupun ada yang nyundul-nyundul kami tidak akan akomodir, karna itu akan menjadi dampak yang tidak baik, mereka dipersilahkan bertarung dengan bersih,” katanya.