GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI memfasilitasi penyaluran bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke-5.
Hingga 28 Oktober 2026, BRI telah memfasilitasi 219 rekening penerima dengan estimasi total bonus mencapai Rp158 miliar.
Rinciannya, sebanyak 117 rekening penerima bonus Asian Games dengan estimasi nilai Rp61 miliar, serta 102 rekening penerima bonus Asian Para Games senilai sekitar Rp97 miliar.
Penerima bonus Asian Games terdiri atas 87 atlet dan 30 pelatih. Sementara itu, penerima dari Asian Para Games mencakup 65 atlet dan 37 pelatih.
Tak hanya memfasilitasi penyaluran bonus, BRI bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga membekali para penerima dengan edukasi pengelolaan keuangan melalui program Financial Champions: Beyond the Podium.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Ballroom Discovery Ancol, Jakarta, Kamis (29/10/2026), tersebut menghadirkan Financial Planner Adrian Maulana dan Wealth Management Specialist BRI sebagai narasumber.
Dalam sesi diskusi, para atlet mendapat pembekalan mengenai pengelolaan bonus dan pendapatan, investasi yang aman, perencanaan masa pensiun, hingga pentingnya tabungan dan proteksi keuangan.
Baca juga: BRI Kukuhkan 35 Jurnalis Penerima Beasiswa Pascasarjana 2026
Sebelum sesi edukasi berlangsung, BRI juga membagikan buku tabungan dan kartu ATM kepada para penerima bonus. Fasilitas tersebut melengkapi penyaluran bonus melalui rekening BRI sekaligus memberikan akses terhadap layanan perbankan.
Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, bonus merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan atlet. Namun, manfaatnya akan lebih besar jika dikelola secara bijak untuk memenuhi kebutuhan saat ini sekaligus mempersiapkan masa depan.
“Bonus yang diterima merupakan bentuk apresiasi atas prestasi mereka, dan tentu akan lebih bermakna apabila dapat dikelola secara bijak untuk kebutuhan hari ini sekaligus menjadi bekal bagi masa depan,” ujar Dhanny.
Menurut dia, atlet memiliki masa produktif yang relatif terbatas dibandingkan profesi lainnya. Karena itu, perencanaan keuangan perlu dilakukan sejak dini, termasuk dalam menentukan prioritas penggunaan pendapatan, menyiapkan dana masa depan, serta memahami pilihan investasi dan proteksi.
Dhanny berharap pembekalan tersebut membantu para atlet mengambil keputusan keuangan secara lebih bertanggung jawab sehingga hasil perjuangan mereka di arena olahraga dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.












