Kriminal Hukum

Kesaksian Korban Selamat Saat Suami dan Anaknya Dibunuh Rekan Kerja di Kota Palu, Pelaku Bawa Dua Pisau

Global Sulteng
×

Kesaksian Korban Selamat Saat Suami dan Anaknya Dibunuh Rekan Kerja di Kota Palu, Pelaku Bawa Dua Pisau

Sebarkan artikel ini
Kesaksian Korban Selamat Saat Suami dan Anaknya Dibunuh Rekan Kerja di Kota Palu, Pelaku Bawa Dua Pisau
Nurhanisa, korban peristiwa maut yang menewaskan suami dan anaknya di sebuah rumah di Kelurahan Duyu, Kota Palu pada Minggu, 26 Juli 2026 malam, berhasil selamat. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Nurhanisa, korban peristiwa maut yang menewaskan suami dan anaknya di sebuah rumah di Kelurahan Duyu, Kota Palu berhasil selamat.

Saat ini, Nurhanisa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara akibat luka tusukan yang diduga dilakukan rekan kerja suaminya berinisial AK.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kata Nurhanisa, awalnya dia melihat seseorang berada di sekitar area penggilingan ayam saat keluar dari kamar mandi.

“Saya kencing, setelah saya keluar seperti ada orang di tempat penggilingan. Tidak lama kemudian langsung muncul AK. Saya langsung teriak, ‘ngapain kamu’ dia bilang diam kamu,” ujar Nurhanisa berdasarkan unggahan video dari pengguna Facebook Ufi Julianita.

Menurut Nurhanisa, pelaku juga membawa dua bilah pisau dan berjalan mendekatinya. Karena panik, dia melarikan diri masuk ke dalam kamar. Namun, upaya tersebut gagal karena pelaku mengejar hingga menyerangnya.

Baca juga: Rektor Untad Prof Amar Wajibkan Mahasiswa Baru Tanam dan Rawat Pohon Sampai Selesai Masa Studi

“Pisau dari kandang pemotongan ayam. Dia memegang tangan lalu menusuk saya,” tuturnya.

Nurhanisa juga berusaha meminta pertolongan kepada keluarganya, tetapi telepon genggam miliknya tak kunjung ditemukan.

“Setelah itu saya masih bisa bangun sedikit. Tidak ada HP, mau saya hubungi kalian tapi tidak ada. Kemudian tetangga datang, dia teriak ‘kenapa’ saya bilang, ‘tolong pak saya habis ditusuk, tidak bisa bangun’ dia rusak gembok lalu masuk,” jelasnya.

Baca juga: Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Kantongi Identitas Pelaku

Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Minggu, 26 Juli 2026 malam. Korban satu keluarga yang berjumlah tiga orang ditemukan warga bersimbah darah di sebuah rumah di Jl PDAM, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Adapun dua korban di antaranya yakni suami dan anaknya yang masih berusia sekitar dua tahun, ditemukan meninggal dunia. Sementara sang istri dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Palu.

Aparat kepolisian telah mengantongi identitas pelaku dan saat ini masih dalam pengejaran.

“Untuk identitas terduga pelaku sudah diketahui, namun sampai saat ini personel masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail, Senin, 27 Juli 2026.

Ismail menambahkan, terduga pelaku dan korban bernama Jamil hanya sebatas rekan kerja serta tidak mempunyai hubungan keluarga.

“Untuk hubungan keluarga tidak ada, tetapi satu kampung. Mereka sesama karyawan di tempat pemotongan ayam di lokasi itu,” katanya.