GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sejumlah pengemudi kontainer yang tergabung dalam Serikat Buruh Transportasi Container Sulawesi Tengah (SBTCST-FNPBI) mengadukan kendala pengisian Solar Subsidi di SPBU Mamboro kepada DPRD Sulteng.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam aksi damai di Kantor DPRD Sulteng, Rabu, 9 September 2026. Perwakilan buruh diterima Anggota Komisi III DPRD Sulteng, Musliman, Takwin dan Sadat Anwar Bihalia.
Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Pelaku Peragakan 34 Adegan
Ketua SBTCST Medianto bersama Koordinator Lapangan Abd. Wahyudin mengatakan persoalan utama terletak pada sistem barcode atau QR Code pengisian Solar Subsidi yang mengalami kendala teknis.
Gangguan tersebut membuat armada kontainer tidak dapat mengisi Solar Subsidi secara normal. Kondisi ini berdampak langsung terhadap aktivitas operasional para pengemudi.
Baca juga: DPC PKB Palu Serahkan Salinan SK Pengurus Baru, KPU Ingatkan soal Jumlah Keanggotaan
Para buruh menilai persoalan tersebut tidak hanya menyangkut sopir, tetapi juga dapat menghambat distribusi barang dan rantai pasok di Kota Palu dan wilayah sekitarnya.
Baca juga: Sekda Yusman Mahbub Buka Orientasi 623 PPPK Morowali, Minta ASN Baru Utamakan Pelayanan
Menanggapi aspirasi itu, Komisi III DPRD Sulteng menyatakan akan menindaklanjutinya bersama pihak terkait untuk mencari solusi atas kendala pengisian BBM subsidi di SPBU Mamboro.
DPRD menilai persoalan tersebut perlu segera ditangani karena berkaitan dengan aktivitas transportasi, distribusi logistik dan roda perekonomian daerah.












