Kriminal Hukum

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Kantongi Identitas Pelaku

Global Sulteng
×

Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Kantongi Identitas Pelaku

Sebarkan artikel ini
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Kantongi Identitas Pelaku
Aparat Kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Aparat Kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Kasat Reskrim Polresta Palu, AKP Ismail mengatakan terduga pelaku berinisial AK dan masih dalam pengejaran aparat.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

“Untuk identitas terduga pelaku sudah diketahui, namun sampai saat ini personel masih melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata dia, Senin, 27 Juli 2026.

Ismail menjelaskan, terduga pelaku dan korban yang bernama Jamil hanya sebatas rekan kerja serta tidak mempunyai hubungan keluarga.

“Untuk hubungan keluarga tidak ada, tetapi satu kampung. Mereka sesama karyawan di tempat pemotongan ayam di lokasi itu,” ujarnya.

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Satu Keluarga di Kota Palu, Pelaku Masih Diburu Polisi

Menurut Ismail, kejadian itu bermula saat korban bersama bos pemotongan ayam tersebut mengambil motor di rumah terduga pelaku.

“Sore sebelum kejadian, korban bersama dengan bosnya yang punya pemotongan ayam itu pergi mengambil motor dirumah terduga pelaku. Modusnya belum diketahui karena pelaku belum tertangkap,” tuturnya.

Kata Ismail, rumah tempat peristiwa itu terjadi hanya ditinggali oleh korban bersama istrinya bernama Nurhanisa serta anaknya yang berumur 2 tahun.

Dia menambahkan, istri korban saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Palu.

“Untuk korban anak yang meninggal dunia diduga ditindih pakai bantal hingga meninggal, karena tidak ada luka tusuk,” jelasnya.