GLOBALSULTENG.COM – Upaya pemberdayaan perempuan dari keluarga prasejahtera terus menunjukkan hasil konkret.
Melalui sinergi dalam ekosistem Holding Ultra Mikro, BRI Group membuka peluang lebih luas bagi nasabah PNM Mekaar untuk berkembang, meningkatkan skala usaha, hingga menjadi pelaku ekonomi produktif.
PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebagai bagian dari BRI Group, berperan sebagai pintu awal inklusi keuangan bagi perempuan prasejahtera.
Lewat program PNM Mekaar, nasabah tidak hanya memperoleh akses permodalan, tetapi juga pendampingan dan pelatihan usaha yang berkelanjutan.
Dampak program ini terlihat dari kisah Novi Widianingsih, nasabah PNM Mekaar asal Bojonegoro.
Sejak 2019, ia dipercaya sebagai Ketua Kelompok Walet GS Goa Sumur, wadah bagi perempuan pelaku usaha ultra mikro untuk belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat usaha secara kolektif.
Berbekal pengalaman dari kelompok, Novi mengembangkan usaha toko sandal dan sepatu.
Awalnya sederhana, kini usahanya tumbuh signifikan hingga menjadi sumber penghasilan utama keluarga sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga sekitar.
“Niat awal hanya membantu ekonomi keluarga. Setelah ikut PNM Mekaar, saya jadi lebih berani mengembangkan usaha,” ucap Novi, Sabtu (18/4/2026).
Baca juga: BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, Wan Alan Tembus Pasar Ekspor
Tak berhenti di situ, Novi juga memanfaatkan peluang dalam ekosistem Holding Ultra Mikro dengan menjadi BRILink Agen Mekaar.
Peran ini memberinya tambahan penghasilan sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan keuangan.
Ia mengaku, setiap bulan melayani lebih dari 60 transaksi, mulai dari pembayaran tagihan, setor dan tarik tunai, hingga transfer.
Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa sinergi Holding Ultra Mikro menjadi strategi pemberdayaan terintegrasi yang tidak hanya meningkatkan pendapatan nasabah, tetapi juga memperluas kontribusi sosial di masyarakat.
“Integrasi sebagai BRILink Agen Mekaar memberi tambahan penghasilan sekaligus menghadirkan akses layanan keuangan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau,” ujarnya.
Sepanjang 2025, PNM tercatat telah melayani 22,9 juta nasabah perempuan ultra mikro di 60.250 desa di seluruh Indonesia.
Lebih dari 1,4 juta nasabah PNM Mekaar juga berhasil naik kelas ke layanan BRI dan Pegadaian untuk mengembangkan usaha.
Sementara itu, lebih dari 450 ribu nasabah telah menjadi BRILink Agen, memperkuat inklusi keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat komunitas.












