Ekonomi

Kisah Perempuan Difabel Asal Semarang Kembangkan Usaha Fashion Berdaya Saing Bersama LinkUMKM BRI

Global Sulteng
×

Kisah Perempuan Difabel Asal Semarang Kembangkan Usaha Fashion Berdaya Saing Bersama LinkUMKM BRI

Sebarkan artikel ini
Kisah Perempuan Difabel Asal Semarang Kembangkan Usaha Fashion Berdaya Saing Bersama LinkUMKM BRI
Kebutuhan busana yang tak hanya mengikuti tren, tetapi juga mencerminkan karakter dan meningkatkan kepercayaan diri, dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menghadirkan produk yang relevan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Kebutuhan busana yang tak hanya mengikuti tren, tetapi juga mencerminkan karakter dan meningkatkan kepercayaan diri, dimanfaatkan pelaku UMKM untuk menghadirkan produk yang relevan.

Salah satunya Madinasalma Fashion, usaha fesyen asal Semarang yang dikembangkan oleh perempuan penyandang disabilitas rungu dan wicara.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Madinasalma Fashion menawarkan produk ready-to-wear (RTW) hingga layanan couture sesuai permintaan pelanggan.

Desain yang diusung mengedepankan konsep simpel, elegan, dan kekinian dengan bahan nyaman serta karakter unik yang tidak pasaran.

Pemilik usaha, Madinah Salma Tsuraya, mengungkapkan bisnis tersebut berawal dari hobi di bidang fesyen yang kemudian dikembangkan secara bertahap sejak 2022.

“Awalnya dari hobi dan keinginan punya usaha sendiri. Dimulai dari skala kecil secara offline, lalu berkembang berkat konsistensi dan kepercayaan pelanggan,” ucapnya, Kamis (9/4/2026).

Seiring pertumbuhan usaha, Madinasalma Fashion memperluas pemasaran melalui kanal offline, platform digital, hingga social commerce.

Untuk meningkatkan kapasitas bisnis, Madinah juga memanfaatkan platform LinkUMKM dari Bank Rakyat Indonesia.

Melalui LinkUMKM, ia mendapatkan pelatihan digital marketing dan pengelolaan usaha yang membantu meningkatkan efektivitas promosi dan berdampak pada peningkatan pesanan.

Baca juga: BRI Apresiasi Kerja Sama Pegadaian – SMBC Corporation, Dorong Inklusi Keuangan dan Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan

“Saya tertarik bergabung karena banyak manfaat, terutama edukasi bisnis dan dukungan agar UMKM bisa berkembang lebih modern dan digital,” ujarnya.

Dalam operasionalnya, Madinasalma Fashion juga memanfaatkan layanan perbankan seperti QRIS dan tabungan usaha BRI untuk mendukung transaksi yang lebih praktis sekaligus pengelolaan keuangan yang lebih tertata.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 14,98 juta UMKM sebagai sarana pendampingan usaha secara daring.

Platform ini menyediakan enam fitur utama terintegrasi, mulai dari UMKM Smart, Rumah BUMN, Media, Komunitas, Etalase Digital, hingga registrasi NIB, serta didukung lebih dari 750 modul pembelajaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa LinkUMKM menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mendorong pemberdayaan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pengalaman Madinasalma Fashion menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan, pelaku usaha tetap memiliki peluang untuk berkembang.

BRI akan terus memperluas akses pembelajaran dan pendampingan agar semakin banyak UMKM naik kelas dan memberikan dampak ekonomi lebih luas,” tuturnya.