Ekonomi

Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta, Transaksi Tembus Rp7,057 Triliun pada 2025

Global Sulteng
×

Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta, Transaksi Tembus Rp7,057 Triliun pada 2025

Sebarkan artikel ini
Pengguna BRImo Capai 45,9 Juta, Transaksi Tembus Rp7,057 Triliun pada 2025
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperlihatkan akselerasi transformasi digital yang konsisten melalui program BRIVolution Reignite. Foto: Humas BRI.

GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperlihatkan akselerasi transformasi digital yang konsisten melalui program BRIVolution Reignite.

Upaya berkelanjutan ini membuahkan hasil nyata, tercermin dari kinerja Super Apps BRImo yang terus mencatatkan pertumbuhan solid, baik dari sisi jumlah pengguna maupun volume transaksi digital sepanjang 2025.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Hingga akhir Desember 2025, jumlah pengguna BRImo mencapai 45,9 juta, tumbuh sekitar 18,9% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut menunjukkan semakin luasnya adopsi layanan digital BRI oleh masyarakat dalam menunjang aktivitas transaksi keuangan sehari-hari.

Tak hanya dari sisi pengguna, aktivitas transaksi melalui BRImo juga melesat signifikan. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, BRImo melayani 5,60 miliar transaksi, atau meningkat 29% yoydibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi nilai, transaksi BRImo tercatat mencapai Rp7.057 triliun, tumbuh 26,1% yoy dibandingkan posisi 2024. Angka ini menegaskan peran BRImo sebagai salah satu kanal utama transaksi ritel BRI yang terus berkembang.

Direktur Information Technology BRI, Saladin Dharma Nugraha Effendi, menyampaikan bahwa penguatan kinerja BRImo merupakan buah dari strategi BRI dalam memperkuat infrastruktur teknologi informasi serta mengoptimalkan mesin transaksi secara terintegrasi.

Baca juga: Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI

Menurutnya, BRI secara konsisten membangun kapabilitas digital yang terhubung dengan seluruh ekosistem layanan, mulai dari jaringan ATM dan CRM, mesin EDC merchant, QRIS BRI, hingga BRILink Agen yang tersebar luas di seluruh Indonesia.

“BRImo menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital BRI. Kami terus memperkuat kapabilitas teknologi agar BRImo mampu memberikan pengalaman transaksi yang semakin andal, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi nasabah di berbagai segmen,” ucap Saladin, Rabu (4/2/2026).

Dia menambahkan, transformasi digital BRI tidak semata-mata berfokus pada peningkatan volume transaksi, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem.

Melalui penguatan arsitektur teknologi, modernisasi infrastruktur, serta pengelolaan sistem yang berkelanjutan, BRI memastikan layanan digital tetap stabil, aman, dan mampu mengakomodasi lonjakan transaksi.

Pertumbuhan kinerja BRImo tersebut turut memberikan dampak positif bagi kinerja bisnis BRI secara berkelanjutan. Aktivitas transaksi digital yang terus meningkat berkontribusi terhadap penguatan struktur pendanaan, khususnya dana murah, yang menjadi fondasi utama fungsi intermediasi perbankan.

Dengan struktur pendanaan yang semakin solid, BRI memiliki ruang yang lebih optimal untuk memperluas penyaluran pembiayaan ke sektor produktif dan ekonomi kerakyatan.

Selain sebagai kanal transaksi, BRImo juga terus dikembangkan menjadi pusat layanan finansial terintegrasi.

BRI secara berkelanjutan memperkuat fitur dan sistem guna memastikan aplikasi mampu menjawab kebutuhan nasabah yang semakin dinamis, sekaligus menjaga standar keamanan dan keandalan layanan digital.