Ekonomi

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Produktif

Global Sulteng
×

BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Produktif

Sebarkan artikel ini
BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Sepanjang 2025, Mayoritas ke Sektor Produktif
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan kinerja positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sepanjang 2025, BRI menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur, dengan mayoritas pembiayaan mengalir ke sektor-sektor produktif. Foto: Humas BRI.

GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan kinerja positif dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Sepanjang 2025, BRI menyalurkan KUR senilai Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur, dengan mayoritas pembiayaan mengalir ke sektor-sektor produktif.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Langkah ini sejalan dengan Asta Cita pemerintah, khususnya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan komitmen BRI dalam mendukung program prioritas nasional melalui pembiayaan yang berorientasi pada penciptaan nilai tambah.

Lebih dari 60 persen kredit BRI disalurkan kepada usaha produktif yang berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja serta penguatan ketahanan pangan nasional.

“BRI terus mendorong UMKM agar tumbuh sehat dan berkelanjutan sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Penyaluran KUR kami lengkapi dengan pendampingan usaha, sehingga pelaku UMKM tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga peningkatan kapasitas usaha yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ucap Akhmad, Sabtu (31/1/2026).

Dari sisi sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI masih didominasi sektor produksi dengan porsi mencapai 64,49 persen.

Baca juga: BRI Bergerak Cepat Bantu Korban Banjir dan Longsor di Bandung Barat

Sektor ini mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga jasa produktif lainnya. Sektor pertanian menjadi kontributor terbesar dengan pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97 persen dari total KUR yang disalurkan sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut mencerminkan konsistensi BRI dalam memperkuat sektor riil dan mendukung kemandirian ekonomi nasional.

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI juga memastikan seluruh proses penyaluran dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku.

Akhmad menekankan bahwa KUR sepenuhnya bersumber dari dana perbankan yang dihimpun dari masyarakat, sehingga kualitas kredit menjadi perhatian utama agar keberlanjutan program tetap terjaga.

Dari sisi jangkauan, penetrasi KUR BRI terhadap rumah tangga terus meningkat. Hingga Desember 2025, sekitar 18 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia tercatat telah mengakses fasilitas KUR BRI.

“Angka ini meningkat dibandingkan capaian tahun 2023 dan 2024 yang masing-masing berada di level 15 dan 17 rumah tangga,” ujarnya.

Secara kumulatif, sejak 2015 hingga akhir Desember 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp1.435 triliun kepada 46,4 juta penerima manfaat.

Capaian ini menegaskan peran strategis BRI dalam memperluas inklusi keuangan sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat secara berkelanjutan.