Ekonomi

LinkUMKM BRI Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas, JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif

Global Sulteng
×

LinkUMKM BRI Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas, JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif

Sebarkan artikel ini
LinkUMKM BRI Dorong Pengusaha Perempuan Naik Kelas, JJC Rumah Jahit Berhasil Kembangkan Fesyen Wastra Eksklusif
Tren fesyen berbasis wastra Nusantara kian mendorong pelaku usaha perempuan menghadirkan produk yang memadukan estetika modern dengan nilai budaya. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Tren fesyen berbasis wastra Nusantara kian mendorong pelaku usaha perempuan menghadirkan produk yang memadukan estetika modern dengan nilai budaya.

Hal ini tercermin dari JJC Rumah Jahit, usaha fesyen asal Jakarta Utara yang mengusung desain kontemporer berbasis kain tenun.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

JJC Rumah Jahit menghadirkan beragam produk dengan kombinasi tenun polos, tenun perca, serta bordir bermotif khas Jakarta dan Nusantara.

Produk unggulannya berupa outer yang dirancang fleksibel, cocok untuk tampilan kasual hingga semi formal.

Setiap desain diproduksi terbatas, maksimal 12 potong, guna menjaga eksklusivitas bagi pelanggan.

Selain itu, JJC Rumah Jahit juga menyediakan layanan kustom yang memungkinkan penyesuaian desain sesuai kebutuhan konsumen, sejalan dengan konsep “For Women on the Move”.

Pemilik JJC Rumah Jahit, Jihan Astriningtrias, menjelaskan usaha tersebut berawal dari butik rumahan yang didirikan keluarganya pada 2003.

“Awalnya hanya asa kecil untuk tetap berkarya dari rumah, namun berkembang menjadi semangat untuk membangun usaha secara berkelanjutan,” ucapnya, Sabtu (4/4/2026).

Seiring rebranding pada 2023, JJC memperkuat desain modern dan memperluas pasar melalui berbagai kanal, mulai dari toko offline, marketplace, social commerce, hingga pameran dan kerja sama bisnis.

Baca juga: BRI Permudah Bayar PBB via BRImo, Hadirkan Cashback hingga 13 Persen

Untuk mendukung operasional, JJC Rumah Jahit memanfaatkan layanan perbankan dari Bank Rakyat Indonesia, termasuk sistem pembayaran digital QRIS.

Selain itu, pengembangan usaha juga didukung platform LinkUMKM BRI yang menyediakan modul pembelajaran dan pendampingan bisnis.

Jihan mengaku, kehadiran LinkUMKM membantu pelaku usaha dalam mengatasi kendala serta merencanakan ekspansi secara lebih terarah.

“Saya tidak lagi bingung dalam mengambil keputusan bisnis karena tersedia pembelajaran dan coaching clinic yang sangat membantu,” ujarnya.

Hingga akhir 2025, LinkUMKM telah dimanfaatkan lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM, dengan dukungan ratusan modul pembelajaran dan fitur terintegrasi untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menyatakan platform tersebut menjadi bagian dari strategi BRI dalam memperkuat daya saing UMKM, termasuk pengusaha perempuan.

“LinkUMKM tidak hanya menyediakan akses pembelajaran, tetapi juga mendorong UMKM naik kelas dan memperluas pasar secara berkelanjutan,” tuturnya.

BRI menegaskan akan terus mengoptimalkan platform tersebut guna memperkuat kontribusi UMKM terhadap ekonomi kerakyatan nasional.