GLOBALSULTENG.COM, PALU – Gekrafs Kampus Sulteng mengusulkan agar Rektor Untad Prof Amar bergabung dalam jajaran Dewan Pakar agar bisa memperkuat arah gerakan ekonomi kreatif mahasiswa.
Hal itu disampaikan Ketua Gekrafs Kampus Sulteng, Tasman Sudirman saat sharing session di Ruangan Rektor Untad pada Jumat 3 Juli 2026.
Tasman menilai, Rektor Untad Prof Amar memiliki perhatian dan komitmen terhadap pengembangan kreativitas, inovasi dan kewirausahaan mahasiswa.
Tasman menjelaskan, dukungan Untad terhadap ekonomi kreatif telah terlihat melalui berbagai fasilitas yang telah disiapkan, termasuk pembangunan foodcourt dan pusat UMKM mahasiswa.
“Langkah ini menunjukkan keseriusan kampus dalam mendorong lahirnya wirausahawan muda dari lingkungan perguruan tinggi,” ucapnya.
Kata Tasman, keterlibatan Prof Amar dalam jajaran Dewan Pakar dapat memberikan masukan strategis bagi pengembangan organisasi maupun ekosistem ekonomi kreatif di lingkungan kampus.
Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif tidak bisa berjalan tanpa dukungan dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Baca juga: Bank Indonesia: Sulteng Posisi Ketiga Pengguna Merchant QRIS Area Sulampua
Sehingga, Gekrafs Kampus Sulteng terus berupaya menghadirkan tokoh-tokoh yang memiliki kapasitas, pengalaman serta kepedulian terhadap pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).
“Kami usulkan masuk dalam jajaran Dewan Direksi agar pengalaman dan gagasannya dapat menjadi rujukan dalam merumuskan program-program pengembangan ekonomi kreatif mahasiswa ke depan,” ujar Tasman.
Selain itu, Gekrafs juga memaparkan rencana pelantikan organisasi serta sejumlah programnya termasuk pendampingan usaha mahasiswa, pelatihan kewirausahaan, pengembangan industri kreatif berbasis kampus hingga penguatan kolaborasi.
Tasman berharap, sinergi antara kampus dan pelaku ekonomi kreatif dapat semakin kuat untuk mempercepat pertumbuhan yang berbasis inovasi dan kreativitas generasi muda.
Sementara, Rektor Untad Prof Amar menyambut baik usulan Gekrafs Kampus Sulteng.
“Ekonomi kreatif merupakan langkah penting dalam menciptakan generasi muda yang inovatif, mandiri dan mampu menjawab tantangan perkembangan ekonomi masa depan,” jelasnya.












