GLOBALSULTENG.COM – Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya berhasil mengamankan 18 bom rakitan yang diduga dipakai dalam aksi radikalisme.
Hal itu diungkapkan Kepala Operasi (Kaops) Madago Raya Kombes Pol Boy F.S. Samola kepada GlobalSulteng, Rabu (1/1/2025).
Baca juga: Deretan Kasus Kekerasan Terhadap Jurnalis di Tahun 2024, AJI Palu: Ancaman Kebebasan Pers
Kata Boy Samola, pihaknya juga ikut mengamankan 5 Senjata Api (Senpi) laras panjang-pendek dan 1 pucuk senapan angin PCP beserta teleskop.
Boy Samola juga menyebut bahwa 389 butir amunisi tajam dan 21 butir amunisi hampa juga ikut diamankan.
Baca juga: 720 Personel dan PNS Polda Sulteng Naik Pangkat Jelang Tahun Baru 2025
Menurut Boy Samola, adanya pengamanan atribut radikalisme yang diserahkan langsung oleh eks simpatisan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) Kabupaten Poso berlogo ISIS.
“Bendera dan jaket berlogo ISIS, upaya keras Satgas Madago Raya telah mempersempit ruang gerak kelompok teroris,” ucapnya.
Baca juga: Capaian Kinerja BNNP Sulteng Tahun 2024: Ada 27 Laporan Kasus Narkoba Libatkan 41 Tersangka
Boy Samola mengimbau agar seluruh elemen masyarakat selalu waspada terhadap potensi ancaman keamanan serta melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwajib.
Baca juga: Polresta Palu Catat Angka Pengungkapan Kasus Narkoba dan Kecelakaan Naik di Tahun 2024
“Kami berharap sinergi antara masyarakat, pemerintah dan aparat keamanan dapat terus ditingkatkan, mari bersama-sama menjaga keharmonisan dan mencegah masuknya paham-paham radikal yang dapat merusak persatuan bangsa,” ujarnya.












