GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Penyusunan Dokumen Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) Daerah Morowali mulai memasuki tahap akhir.
Dokumen tersebut disiapkan sebagai arah kebijakan pengembangan riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan daerah.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Afridin mengatakan penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Iptek tidak hanya memenuhi amanat regulasi, tetapi juga menjadi acuan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan riset dan inovasi yang sesuai dengan potensi Morowali.
Dokumen tersebut akan mengarahkan pengembangan berbagai sektor strategis, mulai dari pertambangan, pertanian, perikanan, lingkungan hidup, pelayanan publik, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kata Afridin, dokumen yang disusun harus bersifat aplikatif, memiliki target yang terukur dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah dalam jangka panjang.
Baca juga: Menjaga Keindahan Kepulauan Togean dari Ancaman Illegal Fishing
“Harapannya dokumen yang dihasilkan benar-benar aplikatif, terukur, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah,” kata dia saat membuka Seminar akhir penyusunan dokumen di Aula Bappelitbangda, Kamis, 6 Agustus 2026.
Menurut Afridin, ilmu pengetahuan dan teknologi kini menjadi salah satu fondasi utama pembangunan daerah, bukan lagi sekadar pelengkap.
Dia menambahkan, kemampuan memanfaatkan teknologi akan menentukan daya saing daerah dalam menghadapi perubahan, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi.
“Daerah yang mampu memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi secara tepat akan lebih cepat beradaptasi terhadap perubahan, mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Afridin.












