GLOBALSULTENG.COM, PARIMO – Beredar isu dugaan jual beli jabatan Kepala Sekolah (Kepsek) di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melibatkan oknum pejabat di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) berinisial KD.
Bahkan, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, proses patgulipat ini diduga melibatkan oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parimo, diantaranya adalah CR, AL dan IF.
Sumber media ini mengatakan, calon Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP di Parimo diminta biaya pelantikan sekitar Rp50 sampai Rp70 juta per orang.
Setoran pelantikan para Kepala Sekolah itu kabarnya dikumpulkan oleh KD dan akan diserahkan kepada oknum Anggota DPRD CR.
Adapun dugaan praktik jual beli jabatan ini juga diketahui oleh salah satu pejabat lainnya di BKD berinisial AK.
Sumber pun menyebut bahwa para oknum tersebut juga mendatangi rumah Bupati Parimo Erwin Burase yang berada di Kota Palu.
Kedatangan mereka untuk mengatur pelantikan hingga meyakinkan Bupati agar para calon Kepsek itu dilantik. Proses pelantikan para Kepala Sekolah itu direncanakan akan digelar pada Selasa, 17 Maret 2026.
Selain itu, sumber pun menyatakan bahwa nama-nama yang diusulkan berasal dari latar belakang serta etnis tertentu yang berpotensi terjadinya sentimen ditengah masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, Globalsulteng telah berupaya mengonfirmasi Bupati Erwin Burase melalui nomor pribadinya 08124******* via pesan WhatsApp, tetapi belum mendapatkan jawaban.













