GLOBALSULTENG.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan SIPSS ini merupakan jalur untuk menjadi Perwira Pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).
“Polri merekrut sarjana yang dibutuhkan dalam profesi kepolisian agar memiliki pengetahuan, keterampilan, kemampuan serta sikap dan perilaku terpuji dalam menjalankan tugas secara profesional,” ucap Djoko, Jumat (16/1/2026).
Djoko menjelaskan, jumlah peserta didik SIPSS Tahun Anggaran 2026 sebanyak 175 orang se-Indonesia sesuai DIPA Polri. Pendidikan pembentukan akan dilaksanakan di Akademi Kepolisian (Akpol) Lemdiklat Polri, Semarang, Jawa Tengah.
“Pendaftaran dan seluruh tahapan seleksi diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah oleh panitia daerah di masing-masing polda hingga tingkat pusat oleh panitia pusat,” ujarnya.
Adapun tahapan seleksi meliputi pendaftaran online, pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, tes pengetahuan, uji jasmani, hingga sidang kelulusan akhir.
Jadwal seleksi tingkat Panitia Daerah Polda Sulteng dimulai pada 15 Januari 2026 dengan pendaftaran online dan verifikasi, lalu berlanjut hingga sidang kelulusan akhir pada 10 Februari 2026.
“Seluruh proses seleksi dilaksanakan secara objektif dan berpedoman pada prinsip bersih, transparan, akuntabel dan humanis,” tuturnya.
Kata Djoko, persyaratan pendaftaran mengikuti SIPSS tahun Anggaran 2026 yakni maksimal 40 tahun untuk dokter spesialis, maksimal 30 tahun untuk lulusan S-2 dan S-2 profesi serta maksimal 26 tahun untuk lulusan S-1 dan D-IV.
“Polri juga membuka kesempatan bagi berbagai program studi strategis, termasuk untuk penugasan khusus di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku Utara, NTT, hingga Kalimantan Utara,” jelasnya.
Djoko menambahkan, informasi lengkap terkait pendaftaran SIPSS 2026 dapat diakses melalui laman resmi https://penerimaan.polri.go.id.
“Kami mengajak putra-putri terbaik bangsa untuk mempersiapkan diri dan mengikuti proses seleksi secara sungguh-sungguh, seluruh tahapan dilaksanakan secara transparan tanpa dipungut biaya,” pungkasnya.












