Seputar Sulteng

Diguyur Hujan Deras, Empat Desa di Bungku Tengah Morowali Terendam Banjir

Global Sulteng
×

Diguyur Hujan Deras, Empat Desa di Bungku Tengah Morowali Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
Diguyur Hujan Deras, Empat Desa di Bungku Tengah Morowali Terendam Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali. Foto: Tangkapan Layar.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah (Sulteng) mengevakuasi warga terdampak banjir di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Minggu, 25 Mei 2026.

Banjir merendam sedikitnya empat desa di Bungku Tengah Morowali, setelah hujan deras mengguyur sejak sore.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Pelaksana BPBD Sulteng, Asbudianto mengatakan banjir terjadi di Desa Mendui, Bahoruru, Bente, dan Matansala.

Hujan berintensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 16.45 WITA hingga menyebabkan air meluap ke permukiman dan badan jalan.

Baca juga: Razia Petugas Gabungan di Lapas Parigi Temukan HP-Sajam Rakitan dan 12 Warga Binaan Positif Narkoba

“Ketinggian air diperkirakan mencapai 80 sentimeter,” ucap Asbudianto.

Menurutnya, banjir membuat akses jalan sepanjang sekitar dua kilometer sulit dilalui kendaraan roda dua akibat tingginya debit air dan derasnya arus.

BPBD Sulteng bersama Tim Reaksi Cepat dan BPBD Morowali kini masih melakukan asesmen di lokasi terdampak untuk penanganan darurat.

Petugas juga mengevakuasi warga yang tinggal di bantaran sungai ke lokasi yang lebih aman.

Baca juga: Koperasi PP HPA dan PT Nokilalaki Trans Perkasa Kolaborasi Kembangkan Bisnis Bengkel di Kota Palu

Hingga minggu malam, BPBD masih mendata jumlah warga terdampak, pengungsi, serta kemungkinan korban jiwa akibat banjir tersebut.

Asbudianto menambahkan, banjir belum surut dan masih merendam rumah warga di sejumlah titik. Perbaikan saluran drainase menjadi kebutuhan mendesak untuk mengurangi potensi genangan di wilayah terdampak.