GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mendorong UMKM naik kelas hingga menembus pasar global. Salah satu hasil nyatanya terlihat dari Japamo, UMKM asal Jayapura, Papua, yang sukses mengolah sagu lokal menjadi produk pangan modern berdaya saing internasional.
Didirikan Rini Eko Setiani pada 2016, Japamo berangkat dari keterbatasan pilihan oleh-oleh khas Papua yang praktis dan berkualitas. Melihat potensi besar sagu Papua yang melimpah, Rini kemudian menghadirkan inovasi produk seperti cookies dan camilan modern berbasis sagu agar lebih diterima pasar luas.
“kami melihat sagu punya potensi besar untuk diolah lebih modern, sehingga tidak hanya dipandang sebagai makanan tradisional,” ucap Rini, Sabtu (9/5/2026).
Melalui inovasi produk, kemasan menarik, serta pengembangan sebagai camilan sehat, Japamo kini mampu mengolah ratusan kilogram tepung sagu per bulan.
Pemasarannya pun meluas, tidak hanya di berbagai wilayah Papua, tetapi juga menembus ritel modern, marketplace, distributor, dan reseller di sejumlah kota besar Indonesia.
Perkembangan Japamo semakin pesat setelah mengikuti program pembinaan Rumah BUMN BRI Jayapura sejak 2019 serta BRI UMKM EXPO (RT). Dari program tersebut, Japamo memperoleh pelatihan terkait pengelolaan usaha, penguatan branding, hingga pemasaran digital.
Berkat pendampingan BRI, Japamo kini telah mengantongi legalitas usaha lengkap seperti NIB, NPWP, sertifikasi halal, dan HAKI. Hal ini memperkuat posisi bisnis Japamo untuk memperluas pasar, termasuk ke sektor ekspor.
Baca juga: Investor Panen Cuan, Dividen BRI Dibayarkan Hari Ini
Langkah global Japamo semakin nyata saat mengikuti ajang Food and Hospitality Asia (FHA) 2026 di Singapura pada 21-24 April 2026 melalui fasilitasi BRI. Dalam pameran internasional tersebut, produk Japamo menarik perhatian calon pembeli dari Jepang dan Korea, khususnya untuk produk sagu sebagai alternatif pangan bebas gluten.
“Respons pasar cukup positif. Pengunjung dari Jepang dan Korea tertarik pada produk berbasis sagu dan telah meminta katalog serta sampel untuk penjajakan kerja sama,” ujar Rini.
Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris menegaskan, keberhasilan UMKM binaan menembus pasar internasional menjadi bukti bahwa produk lokal Indonesia mampu bersaing secara global.
“Pencapaian ini menjadi validasi bahwa produk Indonesia memenuhi standar kualitas internasional. BRI berkomitmen memastikan UMKM nasional dapat terintegrasi dalam rantai pasok global secara berkelanjutan,” tutur Dippo.
BRI menegaskan akan terus memperkuat perannya sebagai enabler pertumbuhan UMKM agar semakin banyak produk lokal Indonesia mampu berkembang, bersaing, dan merambah pasar dunia.












