Seputar Sulteng

Groundbreaking Groundsill Sungai Karaupa, Wabup Morowali Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Global Sulteng
×

Groundbreaking Groundsill Sungai Karaupa, Wabup Morowali Tekankan Manfaat bagi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Groundbreaking Groundsill Sungai Karaupa, Wabup Morowali Tekankan Manfaat bagi Masyarakat
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali mendorong pembangunan groundsill atau cekdam Sungai Karaupa di Desa Lasampi, Kecamatan Bumi Raya, berjalan dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan keselamatan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali mendorong pembangunan groundsill atau cekdam Sungai Karaupa di Desa Lasampi, Kecamatan Bumi Raya, berjalan dengan memperhatikan aspek teknis, lingkungan, dan keselamatan.

Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas menyampaikan hal itu saat menghadiri groundbreaking pembangunan groundsill Sungai Karaupa, Senin, 14 September 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban sarana dan prasarana sumber daya air setelah adanya pengalihan alur sungai dan pemanfaatan sumber daya air.

Menurut Iriane, groundsill tidak sekadar berfungsi sebagai bangunan pengendali aliran air. Infrastruktur itu juga dibutuhkan untuk mengurangi risiko erosi dan sedimentasi serta menjaga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air.

“Pembangunan ini tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga penting dalam menjaga fungsi dan mengendalikan aliran air, mengurangi potensi erosi dan sedimentasi, serta mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya air,” ujar Iriane.

Baca juga: Kemiskinan Morowali 10,38 Persen, Pemkab Perkuat Data dan Evaluasi Program

Groundsill tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat bagian bawah Bendungan Karaupa yang telah berusia sekitar 25 tahun dan mengurangi potensi kerusakan akibat tekanan air.

Iriane meminta masyarakat ikut mengawal pembangunan dan menjaga komunikasi dengan pemerintah maupun pihak terkait. Ia berharap setiap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.

Sementara itu, Gubernur Sulteng Anwar Hafid menegaskan pemanfaatan sumber daya air untuk industri tidak boleh mengganggu kebutuhan pengairan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan dan investasi di Morowali harus tetap berjalan, tetapi kepentingan masyarakat harus menjadi perhatian utama.

Direktur PT BTIIG Mr. Chai Zhenyang mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemkab Morowali terhadap pengembangan kawasan.

Ia menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah dan perusahaan agar pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi daerah serta masyarakat.