Politik

Reses di Kayumalue Ngapa, Rustia Tompo Berikan 28 Termos untuk Kembangkan Usaha Nasi Kuning

Global Sulteng
×

Reses di Kayumalue Ngapa, Rustia Tompo Berikan 28 Termos untuk Kembangkan Usaha Nasi Kuning

Sebarkan artikel ini
Reses di Kayumalue Ngapa, Rustia Tompo Berikan 28 Termos untuk Kembangkan Usaha Nasi Kuning
Anggota DPRD Kota Palu Rustia Tompo menyerap aspirasi warga Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, melalui kegiatan reses. Foto: GlobalSulteng.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Anggota DPRD Kota Palu Rustia Tompo menyerap aspirasi warga Kelurahan Kayumalue Ngapa, Kecamatan Palu Utara, melalui kegiatan reses pada 21 Agustus 2026.

Salah satu aspirasi yang disampaikan warga berkaitan dengan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Rustia menilai Kayumalue Ngapa memiliki potensi ekonomi yang dapat dikembangkan melalui sektor tersebut.

Politikus Partai Hanura itu mengatakan pengembangan UMKM membutuhkan pendampingan lebih kuat dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar potensi usaha masyarakat dapat berkembang secara maksimal.

“Hari ini saya berikan 28 termos nasi kuning, ini merupakan bentuk komitmen saya dalam mendukung pengembangan UMKM,” ujar Rustia.

Baca juga: Kepala Sekolah PKBM Anak Mandiri Terima Penghargaan dari Disdikbud Palu

Sebagai bentuk dukungan awal, Rustia menyalurkan 28 termos nasi kuning kepada warga yang menjalankan usaha penjualan nasi kuning.

Menurut dia, bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas usaha sekaligus mendorong pelaku UMKM meningkatkan pendapatan keluarga.

Rustia juga berkomitmen membawa berbagai aspirasi warga yang belum terealisasi untuk dibahas bersama OPD terkait.

Baca juga: 23 UMKM Sulteng Lolos Kurasi KKI 2026, Enam Tembus Pameran Jakarta

“Semua keluhan warga akan segera saya koordinasikan ke OPD terkait agar diselesaikan,” katanya.

Ia menegaskan reses tidak hanya menjadi forum menyerap keluhan masyarakat, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengidentifikasi potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di tingkat kelurahan.