GLOBALSULTENG.COM – Pengurus Daerah Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Sulawesi Tengah meminta jadwal Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Trail Running 2026 tidak bertabrakan dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulteng di Kabupaten Morowali.
Permintaan itu disampaikan pengurus Ketua ALTI Sulteng Hary Akbar silaturahmi dengan Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) ALTI, Bima Arya Sugiarto di Jakarta, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kejurnas Trail Running dijadwalkan berlangsung di kawasan Gunung Dempo, Kota Pagar Alam, Sumatera Selatan, pada Desember 2026. Sementara, Porprov Sulteng juga akan berlangsung di Morowali pada periode yang sama.
Ketua ALTI Sulteng Hary Akbar mengatakan pihaknya telah meminta agar jadwal Kejurnas dimajukan atau diundur. Langkah itu diperlukan agar atlet Sulteng dapat mengikuti kedua agenda olahraga tersebut.
“Kami meminta agar pelaksanaannya bisa diundur atau dimajukan sehingga tidak bersamaan dengan Porprov Sulteng di Morowali. Harapannya para atlet dapat mengikuti kedua agenda tersebut secara maksimal,” kata dia.
Baca juga: Ketua AMSI Sulteng Soroti Gesekan Polisi-Pers: Minim Koordinasi Memicu Miskomunikasi
Menurut Hary, permintaan tersebut direspons baik, Bima Arya juga telah meminta PP ALTI menindaklanjuti persoalan jadwal tersebut melalui koordinasi dengan PP ALTI.
“Beliau sudah perintahkan pengurus PP untuk koordinasi terkait pelaksanaan Kejurnas,” ujarnya.
Hary menilai sinkronisasi agenda penting bagi pembinaan atlet lari trail Sulteng. Benturan jadwal berpotensi membuat atlet harus memilih salah satu kompetisi.
Selain Kejurnas dan Porprov, pertemuan tersebut membahas persiapan pelantikan kepengurusan baru ALTI Sulteng yang akan digelar di Kota Palu.
Bima Arya memberikan apresiasi terhadap kepengurusan baru ALTI Sulteng dan mendorong organisasi agar aktif mengembangkan lari trail melalui pembinaan atlet serta penyelenggaraan berbagai kegiatan.
“Alhamdulillah beliau juga merespons baik terkait dengan agenda pelantikan di Kota Palu,” jelasnya.












