GLOBALSULTENG.COM, PALU – Tawuran antara warga Kelurahan Nunu dan Anoa, Kelurahan Tatura Utara kembali pecah pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, konflik merupakan lanjutan dari ketegangan yang muncul setelah kasus pengeroyokan terhadap seorang Security Perumahan Metro Regency pada Selasa (21/7/2026).
Dalam peristiwa itu, korban mengalami luka sobek di bagian belakang kepala serta luka di bagian perut setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah orang.
Baca juga: Menjaga Keindahan Kepulauan Togean dari Ancaman Illegal Fishing
Pada bentrok Jumat malam, aksi saling serang kembali terjadi. Sejumlah rumah warga Anoa dilaporkan menjadi sasaran lemparan bom molotov.
Selain itu, beberapa warga juga dilaporkan terkena busur. Belum diketahui secara pasti jumlah korban maupun tingkat keparahan luka yang dialami.
Pantauan di lokasi menunjukkan aparat kepolisian telah bersiaga untuk mengendalikan situasi. Di persimpangan Jl Monginsidi juga terlihat warga Anoa masih berkumpul.
Baca juga: Oknum ASN di Kabupaten Poso Dipolisikan Diduga Lecehkan Dua Siswi Kakak Beradik
Beberapa kali juga terdengar suara tembakan yang diduga dilepaskan aparat sebagai upaya membubarkan tawuran tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Belum ada keterangan resmi mengenai kronologi terbaru maupun jumlah korban pasca tawuran antara Nunu dan Anoa tersebut.












