GLOBALSULTENG.COM – PT Jasa Raharja Wilayah Sulteng menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengemudi Angkutan Penumpang Umum dan Barang Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan keselamatan transportasi jalan.
Kegiatan itu diikuti 50 pengemudi yang terdiri dari sopir angkutan dalam provinsi, antarpovinsi, serta angkutan barang di Aula PT Jasa Raharja Sulteng pada Senin (9/6/2026).
Diklat tersebut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan di bidang transportasi dan keselamatan lalu lintas, di antaranya Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulawesi Tengah Sugeng Hariadi, Kepala Bidang Angkutan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Sulawesi Tengah Asnansyah, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sulteng Kompol Candra Tangoi, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulteng AKP Edi Hafel, perwakilan BPTD Kelas II Sulawesi Tengah, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Sulawesi Tengah, serta Ketua Organda Sulawesi Tengah.
Kepala PT Jasa Raharja Wilayah Sulteng, Sugeng Hariadi, mengatakan pengemudi memiliki peran penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, setiap perusahaan otobus wajib memberikan perlindungan dasar kepada penumpang, sementara pengemudi harus memiliki kemampuan dan pemahaman yang baik terkait keselamatan berkendara.
Baca juga: Warga Tamainusi Dukung Kejati Sulteng Usut Dugaan Korupsi Dana CSR Rp9,6 Miliar
“Pengemudi memiliki peran kunci dalam meminimalisasi potensi kecelakaan lalu lintas. Karena itu, peningkatan kompetensi dan kesadaran keselamatan menjadi sangat penting,” ujar Sugeng.
Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sulteng AKP Edi Hafel menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas untuk menghindari pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya.
Dia mengingatkan para pengemudi agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan menghindari perilaku yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Jangan sampai terkena tilang elektronik karena tidak menggunakan sabuk pengaman atau menggunakan telepon genggam saat mengemudi,” ujar Edi.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap para pengemudi semakin memahami pentingnya budaya keselamatan dalam berkendara sehingga mampu menciptakan transportasi yang aman, nyaman, dan tertib bagi masyarakat.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan menyatakan dukungan terhadap program keselamatan transportasi yang terus digencarkan Jasa Raharja Sulteng.












