Nasional

BRI Masuk Daftar Global “500 2026” Versi Brand Finance, Jadi Merek Paling Bernilai dari Indonesia

Global Sulteng
×

BRI Masuk Daftar Global “500 2026” Versi Brand Finance, Jadi Merek Paling Bernilai dari Indonesia

Sebarkan artikel ini
BRI Masuk Daftar Global "500 2026" Versi Brand Finance, Jadi Merek Paling Bernilai dari Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan eksistensinya di panggung global dengan masuk dalam daftar “Global 500 2026” yang dirilis oleh Brand Finance. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan eksistensinya di panggung global dengan masuk dalam daftar “Global 500 2026” yang dirilis oleh Brand Finance.

Dalam pemeringkatan tersebut, BRI tercatat sebagai merek paling bernilai dari Indonesia.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Dalam laporan terbaru itu, BRI menempati peringkat ke-369 dunia dan menjadi salah satu dari 11 brand asal ASEAN yang berhasil masuk dalam daftar 500 merek paling bernilai secara global.

Posisi ini menempatkan BRI sejajar dengan raksasa dunia seperti Apple, Microsoft, Google, Amazon, dan YouTube.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan kekuatan merek dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BRI.

“Pengakuan global ini kami dedikasikan kepada seluruh nasabah serta Insan BRILiaN. Di tengah percepatan transformasi BRIVolution Reignite, BRI tetap berpegang pada DNA kerakyatan dengan menghadirkan layanan yang inklusif, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan digital,” ucapnya, Kamis (9/4/2026).

Sebagai bagian dari transformasi tersebut, BRI pada Desember 2025 meluncurkan corporate rebranding dengan semangat “Satu Bank untuk Semua”.

Baca juga: LinkUMKM BRI Dorong Perempuan Pengusaha Fesyen Naik Kelas, Olah Wastra Nusantara Jadi Busana Modern

Pembaruan ini mencakup penyegaran identitas visual hingga penguatan layanan di seluruh jaringan dan produk.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga relevansi di tengah perubahan, sekaligus menegaskan posisi BRI sebagai bank yang dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Dalam identitas barunya, nama “Bank Rakyat Indonesia” ditampilkan lebih menonjol guna memperkuat akar historis dan kedekatan dengan rakyat.

Penilaian yang dilakukan oleh Brand Finance mengacu pada standar ISO 20671 dengan tiga indikator utama, yakni investasi pemasaran, ekuitas pemangku kepentingan, dan kinerja bisnis.

Hasilnya dituangkan dalam skor Brand Strength Index (BSI) sebagai dasar perhitungan nilai merek.

Sementara itu, Managing Director Asia Pacific Brand Finance Alex Haigh menilai sektor perbankan masih mendominasi daftar brand ASEAN di Global 500 2026.

“Bank-bank besar seperti DBS Bank, OCBC Bank, BRI, dan Maybank menunjukkan kinerja kuat. Ini mencerminkan kemampuan perusahaan ASEAN menggabungkan fondasi yang solid dengan strategi pertumbuhan yang tepat untuk bersaing di tingkat global,” ujarnya.