GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkomitmen untuk mendukung keberhasilan program Gentengisasi melalui pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan atau Kredit Program Perumahan (KPP).
Dukungan ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto agar masyarakat menggunakan material atap yang lebih sejuk dan layak seperti genteng, menggantikan seng atau asbes, guna meningkatkan kualitas dan kenyamanan hunian.
Hal tersebut disampaikan Direktur Utama BRI Hery Gunardi saat menerima kunjungan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait di BRILiaN Club, Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan itu turut dihadiri Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Bupati Majalengka Eman Suherman, dan Sekda Jawa Barat Herman Suryatman.
Kata Hery, BRI mengambil peran strategis sebagai fasilitator pembiayaan antara pengusaha genteng dan developer perumahan.
Skema pembiayaan dijalankan setelah terdapat kontrak kerja sama antara produsen genteng dan pengembang.
Baca juga: BRI Cetak Laba Rp57,132 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan UMKM Jadi Andalan
“Ketika sudah ada kontrak antara pengusaha genteng dan developer atau user, BRI siap memfasilitasi pembiayaannya. KUR Perumahan mencakup bahan bangunan seperti ini. Sebagai bank yang berpihak pada usaha kecil dan rakyat, kami siap menyediakan pembiayaan untuk mendukung kebutuhan tersebut,” ucap Hery.
Dia menambahkan, pembiayaan KUR Perumahan tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga menciptakan efek berganda bagi perekonomian.
Program ini mendorong produksi UMKM bahan bangunan, memperkuat rantai pasok industri perumahan, serta membuka lapangan kerja di berbagai daerah.
Sementara, Menteri PKP Maruarar Sirait mengapresiasi konsistensi BRI dalam mendukung program pemerintah.
Maruarar Sirait menyebut BRI sebagai bank penyalur terbesar KUR Perumahan saat ini.
“Terima kasih dan apresiasi kepada BRI atas komitmennya memastikan KUR Perumahan terserap dengan sangat baik. Peran BRI sangat strategis dalam memperkuat program perumahan rakyat,” kata Maruarar.
Melalui dukungan terhadap program Gentengisasi, BRI memperkuat kualitas hunian masyarakat sekaligus mendorong kesejahteraan dari level paling mendasar.
Keterlibatan UMKM dalam rantai pasok material dan tenaga kerja juga menjadikan program ini berdampak sosial sekaligus menciptakan multiplier effect bagi perekonomian nasional.




