GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sebuah truk pengangkut material tambang emas ilegal di kawasan poboya mengalami kecelakaan pada Kamis, 25 Desember 2025 sekitar pukul 03.00 WITA.
Akibat insiden itu, kabarnya, sopir truk berinisial UK, warga Desa Tompe, Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala meninggal dunia.
Baca juga: Basarnas Palu Laksanakan 87 Operasi SAR Sepanjang Tahun 2025, Didominasi Kecelakaan Kapal
Peristiwa itu bermula saat truk pengangkut material emas yang dikemudikan UK melaju dari jalur penurunan tambang ilegal poboya.
Namun, truk tersebut mengalami gangguan pengereman hingga akhirnya kehilangan kendali dan jatuh dari jalur.
Baca juga: RDP DPRD Palu Bahas Dampak Aktivitas Tambang Galian C, Warga Watusampu: Kami Sudah Tidak Sanggup
Warga dan rekan penambang di sekitar lokasi tersebut melakukan evakuasi dan membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Sindhu Trisno.
Naas, setibanya di Rumah Sakit tersebut, korban dinyatakan meninggal dunia.
Insiden ini menambah daftar kecelakaan kerja yang terjadi di kawasan tambang ilegal Poboya.
Kawasan tersebut dikenal memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan para penambang maupun lingkungan sekitar.
Hingga berita ini diterbitkan, GlobalSulteng telah melakukan upaya konfirmasi terhadap Kapolresta Palu Kombes Pol Deny Abrahams dan Kapolsek Mantikulore Iptu Andi Rampewali terkait insiden itu, tetapi belum mendapatkan jawaban.
