GLOBALSULTENG.COM – Sebanyak 21 Tenaga Kerja Asing (TKA) telah dipulangkan ke negara asalnya, China, pascabentrok Aliansi Masyarakat Matarape di Jalan Hauling PT Astima Konstruksi (Askon) Kabupaten Morowali pekan lalu.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sulteng, Kombes Pol Suryono mengatakan, 21 TKA adalah karyawan PT Karyatama Konawe Utara (KKU) dan tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa bentrok itu.
Baca juga: 75 WNA Diperiksa Polisi Pasca Konflik Antara PT Askon dan Aliansi Masyarakat Matarape
“Mereka tidak ada kaitannya dengan peristiwa rusuh di PT Astima Konstruksi (Askon) Morowali. Kepulangannya di fasilitasi oleh pihak perusahaan,” kata dia, Rabu, 7 Oktober 2026.
Suryono menjelaskan, terdapat 53 TKA yang masih menjalani pemeriksaan di Polda Sulteng. Sementara, satu TKA dalam perawatan medis.
Pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik gabungan Polres Morowali dan Ditreskrimum Polda Sulteng, untuk mendalami keterkaitan mereka dengan perkara kerusuhan yang terjadi di Morowali.
Baca juga: JATAM Sulteng Tagih Tanggung Jawab Negara Buntut Kualitas Udara Palu Memburuk
“Penyidik masih mendalami keterangan serta fakta-fakta yang berkaitan dengan peristiwa itu,” ujar Suryono.
Baca juga: Penjualan Toyota Agya Tembus 1.978 Unit Sepanjang Januari-September 2026
Dia memastikan proses penyelidikan serta penyidikan dilakukan secara profesional dan berdasarkan fakta hukum.
“Percayakan penanganan perkara ini kepada aparat kepolisian,” jelasnya.













