Nasional

Seskoad Kerahkan 14 Pasis untuk Petakan Karhutla di Lampung, Sudah 1.721 Hektare Terdampak

Global Sulteng
×

Seskoad Kerahkan 14 Pasis untuk Petakan Karhutla di Lampung, Sudah 1.721 Hektare Terdampak

Sebarkan artikel ini
Seskoad Kerahkan 14 Pasis untuk Petakan Karhutla di Lampung, Sudah 1.721 Hektare Terdampak
Sebanyak 14 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) mengunjungi Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Sebanyak 14 Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) mengunjungi Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Mereka yang tergabung dalam Tim Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Seskoad Dikreg LXIV yang bertugas untuk memetakan persoalan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lampung selama 10 hari terhitung dari 28 Agustus sampai 6 September 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Tim yang dipimpin Kolonel Inf Hasroel Thamim itu ditempatkan di lima wilayah yakni Kota Metro, Lampung Timur, Lampung Barat, Way Kanan dan Tanggamus.

Baca juga: Menjaga Keindahan Kepulauan Togean dari Ancaman Illegal Fishing

Di Lampung Timur, tim menghimpun data sementara dengan jumlah karhutla 1.721,23 hektare lahan. Data itu dihimpun dari pemerintah daerah, kepolisian, BPBD hingga masyarakat.

Adapun kebakaran tersebar di sejumlah desa, antara lain Braja Harjo Sari, Braja Kencana, Rantau Jaya, Karanganyar, Toto Projo, Rantau Jaya Udik, Tambah Dadi dan Labuhan Ratu.

Baca juga: Temui Gubernur Anwar Hafid, PPPK Nakes Sulteng Bahas Kejelasan Status Kepegawaian

Tak hanya mengumpulkan data, para Pasis juga berdialog langsung dengan warga, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, dan komunitas lokal untuk mengetahui kebutuhan di lapangan.

Kepala Desa Toto Projo meminta pemerintah menambah sumur bor yang dilengkapi selang di kawasan rawan kebakaran. Warga menilai kesiapan peralatan pemadam menjadi kebutuhan mendesak, selain penyuluhan.

Kegiatan lapangan tersebut menjadi bagian dari KKL Wilayah Pertahanan di Kodim 0429/Lamtim dan KKL Pembinaan Satuan di Yonif TP 943/DPC yang diintegrasikan dengan penyuluhan karhutla.

Selain penanganan karhutla, para Pasis juga bergotong royong bersama warga membersihkan tempat ibadah. Kegiatan itu dilakukan untuk memperkuat kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah terdampak.