Seputar Sulteng

Hati-hati Modus Penipuan Giveaway Berhadiah Rp100 Juta Catut Nama Gubernur Anwar Hafid

Global Sulteng
×

Hati-hati Modus Penipuan Giveaway Berhadiah Rp100 Juta Catut Nama Gubernur Anwar Hafid

Sebarkan artikel ini
Hati-hati Modus Penipuan Giveaway Berhadiah Rp100 Juta Catut Nama Gubernur Anwar Hafid
Sebuah unggahan yang mencatut nama Gubernur Sulteng Anwar Hafid beredar luas di media sosial.Dalam unggahan tersebut, pelaku mengklaim menyelenggarakan giveaway dengan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta dan menyebut sejumlah akun sebagai pemenang. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sebuah unggahan yang mencatut nama Gubernur Sulteng Anwar Hafid beredar luas di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, pelaku mengklaim menyelenggarakan giveaway dengan hadiah uang tunai sebesar Rp100 juta dan menyebut sejumlah akun sebagai pemenang.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Namun, untuk mencairkan hadiah, pemenang diminta mentransfer sejumlah uang sebagai “jaminan tanda sepakat” atau biaya pengaktifan hadiah.

Modus ini diduga kuat sebagai bentuk penipuan yang memanfaatkan nama pejabat daerah guna meyakinkan calon korban.

Unggahan tersebut juga menampilkan logo Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov) Sulteng serta logo Pusat Pengembangan Akuntansi dan Keuangan (PPAK) untuk memperkuat kesan resmi.

Tampilan visual yang menyerupai dokumen atau pengumuman formal itu dirancang agar terlihat meyakinkan dan sulit dibedakan dari informasi resmi.

Baca juga: BKD Sulteng Gelar Uji Kompetensi untuk Mengisi 12 Jabatan Strategis, Diikuti 82 Peserta

Pemprov Sulteng melalui Biro Administrasi Pimpinan mengatakan bahwa informasi tersebut adalah hoaks.

Gubernur Anwar Hafid tidak pernah menyelenggarakan program giveaway berhadiah uang tunai maupun meminta masyarakat mentransfer dana dalam bentuk apapun.

Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan di media sosial, khususnya yang mencatut nama pejabat publik atau instansi pemerintah.

Ciri umum penipuan semacam ini antara lain janji hadiah besar, permintaan transfer uang di awal, serta penggunaan logo atau atribut resmi tanpa verifikasi.

Warga juga diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui kanal resmi Pemprov Sulteng dan tidak mudah tergiur dengan tawaran hadiah fantastis yang tidak jelas sumbernya.