Seputar Sulteng

Pemerintah Kota Palu Gelar Upacara Peringatan Kesehatan Nasional 2024, Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Global Sulteng
×

Pemerintah Kota Palu Gelar Upacara Peringatan Kesehatan Nasional 2024, Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Pemerintah Kota Palu Gelar Upacara Peringatan Kesehatan Nasional 2024, Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045
Pemerintah Kota Palu menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 Tahun 2024. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Pemerintah Kota Palu menggelar upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 Tahun 2024.

Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional itu dilaksanakan di halaman kantor Wali Kota Palu, Selasa (12/11/2024).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Asisten bidang Administrasi Umum Setda Kota Palu Imran Lataha bertindak sebagai pembina upacara mewakili Pjs Wali Kota Palu.

Baca juga: Kronologi 14 Orang Masyarakat Adat Kalora Dipolisikan Buntut Penolakan Galian C, Pemeriksaan Bukan di Polda Sulteng

Kegiatan ini dihadiri juga pegawai, kepala puskesmas dan tenaga kesehatan se-Kota Palu.

Membacakan pesan tertulis Menteri Kesehatan, Imran menyampaikan bahwa Indonesia berhasil kembali ke kelompok negara berpenghasilan menengah atas setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti ketangguhan bangsa Indonesia.

“Namun, kita tidak boleh berpuas diri, tantangan untuk terus menjadi lebih baik harus terus digelorakan,” ucapnya.

Kata Imran, Indonesia saat ini memasuki periode bonus demografi yang merupakan langka untuk mendorong negara menuju status berpendapatan tinggi dan meraih visi Indonesia Emas 2045.

Untuk mencapainya, Menteri Kesehatan menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi berkelanjutan antara 6-7% mulai 2025.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2045, Indonesia menargetkan pendapatan per kapita setara negara maju, kemiskinan mendekati 0%, peningkatan pengaruh internasional, daya saing sumber daya manusia serta pengurangan emisi gas rumah kaca menuju Net Zero Emissions.

“Syarat utama mencapai target 2045, tepat 100 tahun usia bangsa kita, adalah manusia Indonesia yang sehat dan cerdas,” ujarnya.

Pasca disahkannya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Pemerintah kini merampungkan Rencana Induk Bidang Kesehatan (RIBK) sebagai pedoman bersama dalam membangun sistem kesehatan nasional.

Menteri Kesehatan menggarisbawahi pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah dan masyarakat untuk menegakkan pilar transformasi kesehatan.

Sebagai salah satu program prioritas Kabinet Merah Putih, Presiden memfokuskan pada tiga program utama yakni pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus tuberkulosis dan pembangunan rumah sakit berkualitas di daerah terpencil.

“Saya mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk berkontribusi maksimal dalam menyukseskan program pemerintah ini,” tuturnya.

Baca juga: Masyarakat Adat Kalora Datangi Polda Sulteng Buntut Pemanggilan 14 Orang soal Penolakan Lahan Tambang Galian C

Imran juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh insan kesehatan dari tenaga medis hingga kader yang telah berjuang tanpa lelah untuk kesehatan bangsa.

Imran mengajak masyarakat menjaga kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga hingga lingkungan sekitar.

“Mari kita bangun budaya sehat demi Indonesia Emas 2045 dan generasi selanjutnya,” jelasnya.