Iklan - Geser untuk melanjutkan
<
Seputar Sulteng

Kronologi Mobil Dinas Bina Marga Sulteng Terlibat Kecelakaan Tunggal di Banggai, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Global Sulteng
×

Kronologi Mobil Dinas Bina Marga Sulteng Terlibat Kecelakaan Tunggal di Banggai, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

Sebarkan artikel ini
Kronologi Mobil Dinas Bina Marga Sulteng Terlibat Kecelakaan Tunggal di Banggai, Kerugian Capai Jutaan Rupiah

GLOBALSULTENG.COM, BANGGAI – Kasi Humas Polres Banggai Iptu Al Amin S. Muda menyebut, kerugian mobil Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng pasca kecelakaan tunggal mencapai Rp 5 juta rupiah.

Hal itu disampaikan saat dikonfirmasi GlobalSulteng melalui pesan whatsapp, Rabu (22/5/2024).

Iklan - Geser untuk melanjutkan
Iklan - Geser untuk melanjutkan

“Kerugiannya ditaksir mencapai Rp 5 juta rupiah,” ucapnya.

Menurut Al Amin, peristiwa kecelakaan tunggal itu bermula saat Mobil Dinas Bina Marga Sulteng melaju dari arah Kota Palu menuju Kota Luwuk pada Selasa 21 Mei 2024.

Baca juga: Mobil Dinas Bina Marga Sulteng Terlibat Kecelakaan Tunggal di Kabupaten Banggai

Kemudian, saat melintas di Jembatan Desa Bohotokong, Kecamatan Bunta sekitar pukul 16.30 wita, mobil tersebut tiba-tiba kehilangan kendali.

“Karna posisinya hujan, mobil itu kehilangan kendali dan terguling (jatuh) ke arah kanan jalan,” ucapnya

Kata Al Amin, mobil Dinas Bina Marga Sulteng yang di kemudikan Haeruman Hadi (34) itu ditumpangi 3 orang.

“Tidak ada korban jiwa, para penumpang dan sopirnya tidak ada yang luka serius, hanya lecet sedikit,” ujarnya.

Dia menambahkan, mobil dinas jenis Toyota Rush warna hitam dengan Nomor Polisi DN 1454 ST milik Kepala Bidang Teknik Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng.

Baca juga: Peluncuran Tahapan Pilkada Kota Palu 2024 Dimeriahkan Grup Band Kotak di Gelora Bumi Kaktus

Al Amin mengimbau, kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara di waktu hujan.

“Saya imbau agar masyarakat lebih berhati-hati, kalau tidak memungkinkan sebaiknya istirahat, apalagi waktu hujan, karna posisi jalan licin dan bisa mengganggu pemandangan,” tuturnya.