Disisi lain, Fungsional Statistik Ahli Madya BPS Palu I Ketut Dibia menyebut, tugas dari para mahasiswa untuk mengumpulkan data sumber daya manusia, sosial, ekonomi dan menyusun profil kelurahan.
“Akan diperluas juga perbaikan website masing-masing kelurahan jika berhasil menyusun data,” ujarnya.
Baca juga: Oknum Pejabat RRI Palu Diduga Beri Uang Damai Rp 25 Juta kepada Keluarga Korban Pelecehan Seksual
Diketahui, mahasiswa yang menjadi fasilitator kelurahan cantik dan pendamping UMKM itu berjumlah 133 orang tersebar di 4 Kecamatan di Kota Palu.












