Seputar Sulteng

Kembali ke Masyarakat, Eks Napi Terorisme Poso Dukung Polri Jaga Kamtibmas

Global Sulteng
×

Kembali ke Masyarakat, Eks Napi Terorisme Poso Dukung Polri Jaga Kamtibmas

Sebarkan artikel ini
Kembali ke Masyarakat, Eks Napi Terorisme Poso Dukung Polri Jaga Kamtibmas
Muhamad Firman, eks narapidana kasus terorisme yang berkaitan dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, kini bekerja di sebuah bengkel mobil di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, POSO – Muhamad Firman, eks narapidana kasus terorisme yang berkaitan dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, kini bekerja di sebuah bengkel mobil di Kecamatan Poso Kota, Kabupaten Poso.

Setelah menjalani proses hukum, Firman kembali beraktivitas di tengah masyarakat. Ia memilih bekerja dan menjalani kehidupan sehari-hari secara produktif.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Baca juga: 21 WNA Dipulangkan ke China Pascabentrok Aliansi Masyarakat Matarape di PT Askon Morowali

Firman juga menyatakan dukungannya terhadap Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Poso.

“Saya mendukung Polri dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Poso agar tetap aman dan kondusif,” kata Firman, Kamis, 8 Oktober 2026.

Baca juga: Menjaga Keindahan Kepulauan Togean dari Ancaman Illegal Fishing

Dia menegaskan tidak mendukung penyebaran paham radikal maupun aksi terorisme.

Baca juga: JATAM Sulteng Tagih Tanggung Jawab Negara Buntut Kualitas Udara Palu Memburuk

“Saya tidak mendukung adanya penyebaran pemahaman radikal dan aksi terorisme yang dapat menyebabkan gangguan di wilayah, khususnya Kabupaten Poso,” ujarnya.

Kini, Firman menjalani aktivitasnya sebagai pekerja bengkel sekaligus kembali berinteraksi dengan masyarakat.

Baca juga: Gubernur Anwar Hafid Tinjau Pembangunan Jembatan Wombo Kalonggo Donggala

Sikap tersebut menjadi bagian dari proses reintegrasi sosial setelah ia menyelesaikan masa hukumannya.

Di Poso, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dinilai penting untuk mencegah kembali berkembangnya paham kekerasan dan aksi terorisme.