GLOBALSULTENG.COM, PALU – Gubernur Sulteng Anwar Hafid mendorong percepatan pembentukan badan pengelola Geopark Danau Poso.
Hal itu disampaikan Anwar Hafid saat menerima Aliansi Penjaga Danau Poso, aktivis, dan ilmuwan lingkungan di ruang kerjanya, Kamis, 3 September 2026.
Anwar Hafid mengatakan akan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso untuk segera membentuk tim pengelola.
Baca juga: Kualitas Udara Kota Palu Memburuk, JATAM Sulteng Soroti Aktivitas Tambang Galian C
“Saya undang bupati, supaya kita bentuk secepatnya tim geopark,” ucapnya.
Saat ini, sebanyak 24 situs telah memiliki surat keputusan. Setelah badan pengelola Geopark Danau Poso terbentuk melalui keputusan Bupati, 24 situs tersebut akan dikembangkan secara terpadu.
Baca juga: Basarnas Kerahkan Personel Tangani Karhutla di Sibualong Donggala
Jika pengelolaan berjalan baik selama sekitar satu tahun, langkah tersebut akan menjadi pijakan menuju Geopark Nasional.
Baca juga: Kalla Toyota Gelar Promo September, Ada Bunga 0 Persen dan Gratis Angsuran
Anwar Hafid menambahkan, pengembangan geopark harus berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Ambo Dalle Dorong Pengusaha Lokal Rebut Peluang Bisnis Pertambangan di Sulteng
Dia menilai, keterlibatan warga dan tokoh adat juga penting dalam menjaga Danau Poso yang memiliki nilai ekologis dan ekonomi strategis, termasuk potensi sidat yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
“Ini perlu kita lestarikan bersama,” jelasnya.












