Seputar Sulteng

Yayasan Banua Amal Poso Gelar Camping Ceria Bersama Santri Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

Global Sulteng
×

Yayasan Banua Amal Poso Gelar Camping Ceria Bersama Santri Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia

Sebarkan artikel ini
Yayasan Banua Amal Poso Gelar Camping Ceria Bersama Santri Sambut HUT ke-81 Republik Indonesia
Yayasan Banua Amal Indonesia melaksanakan Camping Ceria bersama para santri dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, POSO – Yayasan Banua Amal Poso melaksanakan Camping Ceria bersama para santri dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bertema Semarakkan Kemerdekaan Bersama Para Santri sebagai Tonggak Peradaban Umat, Camping Ceria dilaksanakan di TPQ Bahasa Arab Banua Amal 1 Poso, Jl Pulau Nias, Kelurahan Kayamanya, Kecamatan Poso Kota pada 15–16 Agustus 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Pimpinan sekaligus pendiri Yayasan Banua Amal Poso, Ustaz Denny Dwiriyanto Santoso, mengatakan kegiatan tersebut menjadi cara yayasan mengajak santri mengisi kemerdekaan melalui kegiatan edukatif, kebersamaan dan pembentukan karakter.

Menurut Denny, kemerdekaan tidak cukup dirayakan dengan seremoni. Generasi muda perlu diberi ruang untuk memahami nilai perjuangan, membangun kebersamaan, dan menyiapkan diri sebagai penerus bangsa.

“Marilah kita bersama-sama mensyukuri nikmat kemerdekaan ini dan menghiasi rasa kegembiraan ini dengan berkontribusi positif bagi negeri,” ujar Denny.

Baca juga: SMPN 1 Palu Bidik Bahasa Inggris Jadi Bahasa Kedua Siswa

Camping Ceria Yayasan Banua Amal Poso akan diisi sejumlah kegiatan, mulai dari Teladan Islami, games edukatif, outbound, kegiatan kebersamaan hingga tadabur alam.

Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memadukan pembelajaran keagamaan dengan aktivitas yang menyenangkan bagi para santri.

Kata Denny, pembinaan generasi muda menjadi salah satu fokus Yayasan Banua Amal Indonesia. Selain kegiatan dakwah dan sosial, yayasan selama ini menjalankan sejumlah program pendidikan seperti TKIT, Tahfiz Anak Usia Dini, TPQ Bahasa Arab, Kelompok Bermain Bina Insani, PKBM dan Pesantren Sholat.

Dia berharap, para santri tidak hanya menikmati suasana peringatan kemerdekaan, tetapi juga tumbuh dengan nilai kebersamaan, kepedulian dan kecintaan terhadap bangsa.

Denny juga mengajak masyarakat menjaga persatuan dan tidak mengisi kemerdekaan dengan tindakan yang dapat memicu perpecahan.

“Menjauhkan diri dari segala bentuk tindakan yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa serta mengganggu stabilitas keamanan negara,” jelasnya.