GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – PT Vale Indonesia Tbk berkomitmen membangun industri pertambangan yang berkelanjutan melalui penguatan hilirisasi nikel, rehabilitasi lingkungan, peningkatan layanan kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia di Morowali.
Hal itu disampaikan Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk Bernardus Irmanto saat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 PT Vale di Morowali pada 25 Juli 2026.
Menurut Bernardus, keberhasilan PT Vale tidak hanya diukur dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga manfaat yang dirasakan masyarakat dan lingkungan.
“Selama 58 tahun, PT Vale telah belajar bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari kinerja operasional maupun pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat kita ciptakan bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi masa depan,” ucap Bernardus.
Kata Bernardus, PT Vale akan terus bertumbuh dengan mengedepankan integritas, tanggung jawab, serta keberlanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian Pevalea Dormitory sebagai fasilitas hunian karyawan sekaligus penguatan kesejahteraan tenaga kerja.
Pada momentum yang sama, PT Vale juga mengumumkan penjualan bijih nikel semester I 2026 yang telah melampaui 2 juta ton.
Pada 22 Juli 2026, perusahaan mencatat tonggak penting melalui kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) Sambalagi yang menjadi bagian dari Indonesia Growth Project (IGP) Morowali.
Teknologi tersebut akan mengolah bijih limonit menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) sebagai bahan baku utama baterai kendaraan listrik sekaligus memperkuat hilirisasi industri nikel nasional.
Di sektor lingkungan, PT Vale melakukan penanaman 300 bibit pohon di kawasan Sungai Bahopenila, Desa Onepute Jaya, sebagai bagian dari rehabilitasi daerah aliran sungai dan upaya mengurangi risiko erosi serta banjir.
Pada hari yang sama, perusahaan juga menggelar donor darah bersama PMI Kabupaten Morowali dan Puskesmas Bahomotefe. Kegiatan tersebut berhasil mengumpulkan 77 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Investasi perusahaan juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. PT Vale menutup Service Excellence Improvement Program bagi tenaga kesehatan Puskesmas Bahomotefe yang berlangsung selama tiga bulan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, sekitar 150 pelajar SMA Alkhairaat Kolono dan SMK Bungku Timur mengikuti kelas motivasi yang membahas pengembangan diri, peluang karier, kecerdasan buatan (AI), hingga keterampilan komunikasi.
Bernardus menyebut seluruh capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang mendukung pengembangan Indonesia Growth Project Morowali.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh karyawan, pemerintah pusat dan daerah, masyarakat, mitra bisnis, kontraktor, tokoh masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung perjalanan PT Vale hingga hari ini,” ujarnya.
Melalui rangkaian peringatan HUT ke-58 tersebut, PT Vale menegaskan pembangunan berkelanjutan tidak hanya diwujudkan melalui investasi industri, tetapi juga lewat perlindungan lingkungan, peningkatan kualitas layanan publik, serta pengembangan generasi muda sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang.












