Seputar Sulteng

Rosan Roeslani Tinjau Proyek PT Vale Morowali, Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan

Global Sulteng
×

Rosan Roeslani Tinjau Proyek PT Vale Morowali, Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Rosan Roeslani Tinjau Proyek PT Vale Morowali, Tekankan Hilirisasi Berkelanjutan
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan industri dan kelestarian lingkungan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan industri dan kelestarian lingkungan.

Hal itu disampaikan saat meninjau proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali milik PT Vale Indonesia Tbk, Rabu (22/7/2026).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kunjungan dilakukan usai menghadiri seremoni kedatangan autoclave, peralatan utama proyek High Pressure Acid Leaching (HPAL) di kawasan pabrik Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir, Kabupaten Morowali.

Didampingi jajaran Danantara, Rosan meninjau sejumlah fasilitas proyek, termasuk nursery atau pusat pembibitan tanaman yang menjadi bagian dari program rehabilitasi dan reklamasi lahan pascatambang.

CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, memaparkan berbagai upaya pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan, mulai dari pembibitan tanaman, reklamasi lahan, pengelolaan sediment pond, hingga program pelestarian lingkungan lainnya sebagai bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Rosan mengapresiasi komitmen tersebut dan menilai keberlanjutan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari agenda hilirisasi nasional.

“Hal yang paling saya perhatikan adalah bagaimana aspek sustainability yang menjaga keseimbangan antara lingkungan dan sosial sangat diperhatikan di sini. Kita melihat adanya fasilitas pembibitan serta penerapan best mining practices dengan standar internasional,” kata Rosan.

Baca juga: PT Vale Percepat Pembangunan Smelter HPAL di Kabupaten Morowali

Menurutnya, investasi yang berkualitas tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

“Investasi yang masuk harus memberikan manfaat yang berkelanjutan, bukan hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya.

Selain mengunjungi nursery, rombongan juga meninjau jetty dan melihat langsung aktivitas pertambangan PT Vale dari udara. Dari lokasi tersebut, Rosan menyaksikan penerapan praktik pertambangan yang diklaim mengedepankan pengelolaan lingkungan bersamaan dengan kegiatan produksi.

Secara terpisah, Komisaris Utama PT Vale Indonesia, Fauzambi Syahrul Multhazar, menilai proyek di Morowali telah dipersiapkan secara matang dan sejalan dengan kebijakan hilirisasi yang tengah didorong pemerintah.

“Proyek ini dipersiapkan dengan baik, direncanakan dengan baik, dan akan dieksekusi dengan baik. Morowali, menurut saya, menjadi pilot project yang baik,” katanya.

PT Vale menyebut pengembangan proyek di Morowali tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai tambah mineral, tetapi juga membangun industri yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional.