Ekonomi

BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, Wan Alan Tembus Pasar Ekspor

Global Sulteng
×

BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, Wan Alan Tembus Pasar Ekspor

Sebarkan artikel ini
BRI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas, Wan Alan Tembus Pasar Ekspor
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat pemberdayaan pengusaha perempuan melalui ekosistem terintegrasi. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat pemberdayaan pengusaha perempuan melalui ekosistem terintegrasi.

Salah satu kisah sukses datang dari Vianti Maghdalena, pelaku UMKM asal Padang Panjang yang berhasil membawa produk bumbu instan “Wan Alan” menembus pasar internasional.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Wan Alan menghadirkan bumbu masakan instan tanpa MSG dengan cita rasa autentik khas Nusantara.

Produk unggulan seperti bumbu rendang dan lengkuas diminati karena praktis namun tetap menjaga kualitas rasa rumahan.

Usaha ini bermula dari skala rumahan saat pandemi, diawali produk berbasis jahe sebelum berinovasi menjadi bumbu instan.

Kini, varian produk berkembang mulai dari gulai, soto hingga nasi goreng, yang diterima luas di pasar domestik dan ekspor, termasuk Inggris.

Produk Wan Alan telah dipasarkan di berbagai toko oleh-oleh dan supermarket di Sumatra Barat, serta melalui reseller, marketplace, dan media sosial.

Jangkauan pasarnya terus meluas seiring peningkatan kapasitas produksi.

Vianti mengaku pengembangan usahanya tidak lepas dari dukungan program BRI melalui Rumah BUMN dan platform LinkUMKM.

Baca juga: BRILink Agen Miya di Palembang Tumbuh Pesat, Layani Hingga 3.000 Transaksi per Bulan

Ia aktif mengikuti program BRIncubator 2022 yang memberinya pengetahuan tentang pemasaran, branding, dan manajemen bisnis.

“Program ini sangat membantu memperluas jaringan dan meningkatkan kapasitas usaha hingga produk kami dikenal lebih luas,” ucapnya, Jumat (17/4/2026).

Selain itu, Vianti juga memanfaatkan layanan digital BRI seperti QRIS untuk mempermudah transaksi di berbagai kanal penjualan.

Meski menghadapi tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku dan keterbatasan peralatan, ia menekankan konsistensi sebagai kunci menjaga kualitas dan kepercayaan pelanggan.

Hingga Maret 2026, lebih dari 15,57 juta UMKM telah memanfaatkan platform LinkUMKM yang didukung lebih dari 840 modul pembelajaran.

Direktur Manajemen Risiko BRI, Ety Yuniarti, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan strategi penting dalam memperkuat ekonomi nasional.

“Perempuan memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM.

BRI berkomitmen menghadirkan akses setara agar pelaku usaha perempuan dapat berkembang dan bersaing di pasar global,” ujarnya.