GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Gubernur Sulteng Anwar Hafid mengatakan pentingnya akurasi data sebagai fondasi utama pengambilan kebijakan daerah.
Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah yang digelar di Vila Penangkaran Rusa, Desa Wosu, Kabupaten Morowali, Minggu (8/2/2026).
“Saya perlu data yang akurat, salah data akan berujung pada salah kebijakan,” ucapnya.
Anwar Hafid juga mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melahirkan inovasi sebagai langkah awal meningkatkan pendapatan daerah.
“Satu dinas harus punya satu inovasi, kalau inovasi sudah ada, baru kita bicara target pendapatan,” ujarnya.
Salah satu fokus pembahasan rapat adalah optimalisasi pajak air permukaan. Anwar Hafid mengingatkan agar pendataan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencakup aspek teknis di lapangan.
“Jangan cuma tahu pipanya, tapi harus tahu hulunya di mana,” tuturnya.
Baca juga: Wagub Sulteng Lepas Fun Walk Dies Natalis ke-13 Fapetkan Untad
Selain itu, rapat juga membahas pendataan bahan bakar minyak (BBM) serta alat berat milik perusahaan, khususnya yang beroperasi di wilayah Morowali dan Morowali Utara.
Anwar Hafid meminta agar jumlah alat berat yang digunakan perusahaan dapat didata secara riil sebagai dasar penarikan pajak dan pengawasan.
“Kita harus punya data yang jelas, berapa banyak alat berat yang dimiliki perusahaan, kita perlu tahu,” jelasnya.
Pendataan kendaraan operasional perusahaan turut menjadi perhatian, termasuk perusahaan yang belum memiliki izin atau belum tertib administrasi, guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan daerah.
Diketahui, Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Daerah diikuti oleh Kepala Bapenda Sulteng Andi Irman dan pejabat lingkup Bapenda serta perwakilan UPT Samsat Morowali dan Morowali Utara.












