Seputar Sulteng

60 Mahasiswa Statistika Untad Magang di OPD Pemkot Palu, Dukung Penguatan Satu Data Indonesia

Global Sulteng
×

60 Mahasiswa Statistika Untad Magang di OPD Pemkot Palu, Dukung Penguatan Satu Data Indonesia

Sebarkan artikel ini
60 Mahasiswa Statistika Untad Magang di OPD Pemkot Palu, Dukung Penguatan Satu Data Indonesia
Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako (Untad) akan menjalani program magang di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Kota Palu. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Sebanyak 60 mahasiswa Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Tadulako (Untad) akan menjalani program magang di lingkungan Pemerintah (Pemkot) Kota Palu.

Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di 33 organisasi perangkat daerah (OPD) dan satu kelurahan untuk mendukung pengelolaan data statistik sektoral serta implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Pelepasan peserta magang dilakukan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kota Palu, Muhammad Akhir Armansyah, di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali Kota Palu, Senin, 22 Juni 2026.

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Badan Pusat Statistik Kota Palu, Dekan FMIPA Universitas Tadulako, dosen pendamping, serta para mahasiswa peserta magang.

Muhammad Akhir Armansyah mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara Program Studi Statistika Untad dan Pemerintah Kota Palu.

Baca juga: Wali Kota Palu Hadianto Rasyid Minta Kelurahan dan OPD Data Rumah Tak Layak Huni Masuk Program Bedah Rumah

Menurutnya, kolaborasi tersebut memberikan kontribusi penting dalam memperkuat pengelolaan data statistik sektoral yang menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin dengan Universitas Tadulako dalam mendukung pengelolaan data statistik sektoral serta implementasi Kebijakan Satu Data Indonesia di Kota Palu,” ucapnya.

Dia menegaskan bahwa data yang valid dan berkualitas menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan pemerintahan modern, mulai dari perencanaan program, pengambilan keputusan, hingga evaluasi kebijakan.

Sehingga, kehadiran mahasiswa statistika di berbagai perangkat daerah diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pengelolaan data sekaligus memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa.

“Mahasiswa tidak hanya belajar di lapangan, tetapi juga dapat berkontribusi langsung dalam mendukung pembangunan berbasis data di Kota Palu,” ujarnya.