Seputar Sulteng

Polisi Ciduk Sejumlah Pasangan Bukan Suami Istri di Homestay Kota Palu saat Bulan Ramadhan

Global Sulteng
×

Polisi Ciduk Sejumlah Pasangan Bukan Suami Istri di Homestay Kota Palu saat Bulan Ramadhan

Sebarkan artikel ini
Polisi Ciduk Sejumlah Pasangan Bukan Suami Istri di Homestay Kota Palu saat Bulan Ramadhan
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menciduk sejumlah pasangan bukan suami istri di homestay Kota Palu saat bulan Ramadhan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, PALU – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menciduk sejumlah pasangan bukan suami istri di homestay Kota Palu saat bulan Ramadhan pada Jumat, 20 Januari 2026.

Sejumlah pasangan itu terciduk, saat aparat kepolisian melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) I Tinombala 2026.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Operasi ini dilakukan untuk mencegah praktik-praktik prostitusi, peredaran minuman keras, narkoba dan berbagai pelanggaran hukum lainnya.

Kasubbid Penmas Polda Sulteng Kompol Reky mengatakan saat pelaksanaan operasi, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap para tamu yang berada di homestay.

“Dari hasil pemeriksaan, anggota berhasil mengamankan sejumlah pasangan yang tidak dapat menunjukkan dokumen resmi atau identitas yang sah, serta tidak dapat membuktikan status hubungan mereka secara hukum,” ucapnya.

Baca juga: Longsor di Kawasan PT IMIP Morowali Tewaskan Satu Pekerja, Sejumlah Alat Berat Ikut Tertimbun

Kata Reky, sejumlah pasangan tersebut langsung di bawa ke Mapolda Sulteng untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan lebih lanjut, sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kami mengimbau agar para pengelola homestay di Kota Palu lebih selektif dalam menerima tamu dan wajib memastikan setiap pengunjung melengkapi identitas resmi,” ujarnya.

Reky menambahkan, Operasi Pekat Tinombala 2026 ini akan terus dilaksanakan secara intensif selama bulan suci ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Hal ini sebagai bentuk komitmen Polda Sulteng dalam memberantas penyakit masyarakat dan menciptakan rasa aman di wilayah Palu, khususnya di bulan suci Ramadhan ini,” tuturnya.