GLOBALSULTENG.COM, PARIMO – Kepolisian Sektor (Polsek) Parigi telah memeriksa 3 saksi pasca suami sah gerebek sang istri ngamar bareng lelaki lain di kos-kosan di Kelurahan Masigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Hal itu disampaikan oleh Kapolsek Parigi Iptu Noldy Williams Sualang saat di konfirmasi GlobalSulteng melalui via telepon Whatsapp, Jumat (4/4/2025).
Menurut Noldy, ketiga saksi yang diperiksa itu merupakan pelapor dan terlapor. Saat ini terlapor masih diperiksa sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Polisi berencana menambah 2 orang saksi dalam kasus dugaan perselingkuhan tersebut.
“Untuk saat ini sudah 3 orang yang diperiksa termasuk pelapor dan terlapor, 2 orang lagi yang akan kita periksa, sudah dipanggil cuman belum sempat datang,” ucapnya.
Baca juga: Viral Suami Gerebek Istri Selingkuh dengan Pria Lain di Kos-kosan di Masigi Parimo
Meski begitu, Noldy belum membeberkan terkait kronologi penggerebekan itu. Ia menyemapaikan bahwa dalam waktu dekat pihaknya akan merilis perkembangan kasus tersebut.
“Menunggu, kita akan rilis beberapa hari kedepan,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, beredar sebuah video memperlihatkan aksi penggerebekan kasus dugaan perselingkuhan di sebuah kos-kosan di Kelurahan Masigi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).
Baca juga: Polisi Sudah Periksa 8 Saksi Terkait Kasus Persetubuhan Mahasiswi Untad
Dalam video viral itu juga terlihat adanya aparat kepolisian saat penggerebekan. Awalnya aparat mengetuk pintu kos-kosan yang diduga menjadi tempat perselingkuhan tersebut.
Tak berselang lama, seorang lelaki yang memakai baju hitam keluar membuka pintu. Aparat kepolisian juga sempat mengingatkan warga agar tak melakukan tindakan kekerasan.
Namun, saat seorang wanita keluar dalam sebuah kos itu, emak-emak yang ikut dalam penggerebekan itu emosi hingga meminta agar wanita tersebut melepas jilbabnya.
Bahkan, wanita itu sempat menggoyang-goyangkan kepalanya hingga membuat seorang emak-emak mencoba menarik jilbab wanita tersebut.
Baca juga: Update Pencarian Korban Longsor di Kawasan IMIP Morowali, Tim SAR Gabungan Sudah Temukan 2 Orang
Penggerebekan itu dibenarkan juga oleh Kapolsek Parigi Iptu Noldy Williams Sualang saat di konfirmasi GlobalSulteng melalui via telepon Whatsapp, Jumat (4/4/2025).
Kata Noldy, penggerebekan itu dilakukan bersama suami sah dan sejumlah masyarakat sekitar pada Rabu 2 April 2025 sekitar pukul 23.30 wita. Terlapor juga telah diamankan di Polsek Parigi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Iya benar, dilaporkan sekitar pukul 23.30 wita, yang lapor suami sah,” tuturnya.












