GLOBALSULTENG.COM – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng Anwar Hafid dan Reny Lamadjido terus mendapat dukungan dari masyarakat atas program-program pro-rakyat yang ditawarkan dalam Pilkada 2024.
Paslon bertagline BERANI ini dikenal karena kiprah dan pengalaman panjang dalam pelayanan publik.
Anwar Hafid yang pernah menjabat 2 periode sebagai Bupati Morowali mempelopori pendidikan dan kesehatan gratis sejak awal masa jabatannya pada 23 Desember 2007.
“Sejak awal, pendidikan dan kesehatan gratis langsung kami masukkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah,” ucapnya.
Baca juga: Oknum Pimpinan Ponpes di Sigi Ditetapkan Tersangka Kasus Pencabulan, Korbannya Anak Dibawah Umur
Program pendidikan gratis di Morowali selama menjabat Bupati 2 periode, mulai dari SD hingga SMA yang diimplementasikannya telah menekan angka putus sekolah dan meningkatkan prestasi pendidikan di kabupaten tersebut.
Pada 2013, Anwar juga memperluas cakupan dukungannya melalui Program Morowali Sarjana yang memberikan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
“Dulu hanya ada 700 mahasiswa di Morowali, dan kini meningkat jadi 4.300,” ujarnya.
Di bidang kesehatan, Anwar Hafid menginisiasi layanan kesehatan gratis, membentuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Daerah dan menjalankan program Gema Sebumi untuk menurunkan angka kematian ibu hamil.
Di sektor infrastruktur, ia tercatat membangun jembatan penghubung antar-pulau, jalan aspal sepanjang 1.000 kilometer serta mengembangkan Bandara Maleo dan pelabuhan laut berkapasitas 100 ribu ton.
Pendampingnya dalam Pilgub, Reny Lamadjido dikenal atas pengalaman luas di bidang kesehatan. Ia memulai karir dari kepala puskesmas, menjabat sebagai direktur RSUD Anutapura dan RSUD Undata, hingga Kepala Dinas Kesehatan Sulteng. Saat ini, Reny menjabat sebagai Wakil Wali Kota Palu.
Dukungan masyarakat terus berdatangan, seperti dari Hana (56), warga Balukang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, yang menyebutkan dirinya dan keluarga mendukung Anwar-Reny.
“Keduanya mewakili kaum perempuan dan punya latar belakang di pemerintahan, kami yakin paslon nomor 2 ini tepat untuk Sulawesi Tengah,” tuturnya, Rabu (13/11/2024).
Hal senada disampaikan Andi Sezar (23) yang mengapresiasi program pendidikan dan kesehatan yang ditawarkan Anwar-Reny.
“Satu rumah satu sarjana dan jaminan kesehatan bagi warga kurang mampu hanya dengan KTP benar-benar membantu keluarga kami,” jelasnya.
Rini (22) juga menyatakan kekagumannya terhadap Anwar Hafid.
“Saya mengagumi kiprahnya yang sukses membangun Morowali dari ketertinggalan hingga maju, sebagai anggota DPR RI, Anwar juga vokal memperjuangkan kepentingan rakyat,” katanya.
Paslon Anwar-Reny yang didukung oleh Partai Demokrat, PBB dan PKS ini dianggap mampu menjadi perwakilan kaum perempuan, memiliki rekam jejak berpengalaman serta karakter yang religius dan santun.
Berbagai program unggulan mereka membuat pasangan ini diyakini dapat membawa perubahan nyata bagi Sulteng.
Pilkada serentak pada 27 November 2024 mendatang akan menjadi ajang pembuktian apakah masyarakat Sulteng akan memilih Anwar-Reny untuk mewujudkan visi pembangunan berkeadilan di provinsi tersebut.












