Seputar Sulteng

Ketua Dewas Kontraktor LPTKS Morowali Sebut Proyek Pemecah Ombak di Desa Kolono Solusi Masyarakat

Global Sulteng
×

Ketua Dewas Kontraktor LPTKS Morowali Sebut Proyek Pemecah Ombak di Desa Kolono Solusi Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Editor: Rian Afdhal
Ketua Dewas Kontraktor LPTKS Morowali Sebut Proyek Pemecah Ombak di Desa Kolono Solusi Masyarakat
Ketua Dewan Pengawas Kontraktor LPTKS Morowali Irsad Amir menyebut keberadaan pekerjaan proyek pemecah ombak di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur bermanfaat bagi masyarakat. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM, MOROWALI – Ketua Dewan Pengawas Kontraktor LPTKS Morowali Irsad Amir menyebut keberadaan  pekerjaan proyek pemecah ombak di Desa Kolono, Kecamatan Bungku Timur bermanfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan saat diwawancarai GlobalSulteng melalui pesan whatsapp, Senin (20/5/2024).

Iklan - Geser untuk melanjutkan

“Masyarakat berterima kasih kepada pemerintah kabupaten Morowali khususnya ke Pj Bupati Rachmansyah Ismail, karena proyek pemecah ombak atau pengaman pantai itu sangat memberikan solusi buat masyarakat atas abrasi pantai desa Kolono,” ucapnya.

Kata Irsad, pemecah ombak ini sudah ditunggu lama oleh masyarakat di desa kolono tetapi baru terealisasi sejak kepemimpinan Rachmansyah Ismail.

Baca juga: DPMD Target Entaskan 151 Desa Tertinggal di Sulawesi Tengah Tahun 2024, Kecuali Buol dan Poso

“Tidak ada proyek siluman di desa kolono, karna, sebab semua diketahui oleh masyarakat dan sangat diapresiasi oleh masyarakat,” ujarnya.

Menurut Irsad, siapapun kontraktornya yang jelas mengikuti tender atau sesuai prosedur dan memenuhi syarat aturan ULP.

“Yang pokok pekerjaanya bagus dan bermanfaat bagi masyarakat setempat, bagi saya tidak masalah siapapun kontraktornya mau keluarga bupati atau bukan asal sudah memenuhi syarat saya kira tidak jadi maslah siapapun yang kerjakannya,” tuturnya.

Baca juga: Asisten 2 Lepas 612 Jamaah Haji Kota Palu, Berikut Jadwal Keberangkatan ke Embarkasi Balikpapan

Disisi lain, Pj bupati Morowali Rachmansyah Ismail menyatakan, pihaknya selalu hadir saat masyarakat membutuhkan perlindungan dari ancaman bencana alam seperti abrasi pantai.

“Karena tugas pemerintah diantaranya yakni melayani, melindungi masyarakatnya dan membangun daerahnya,” jelasnya.