“Jadi biar uangnya ada, kalau tidak di anggarkan bagaimana kita mau bayarkan, artinya uang TPP itu sudah ada di kas daerah, nanti dianggarkan dinperubahan APBD, tetap ada TPP cuman belum bisa dibayarkan, karna tidak mungkin saya mau rubah APBD,” jelasnya.
Bahran menyampaikan, pihaknya akan mempercepat pembayaran gaji PNS-PPPK dilingkup Dinas Pendidikan Sulteng.
“Insya allah tidak lewat dari bulan Maret ini, karna 10 hari sebelum lebaran kita sudah harus bayarkan THR, kalau kita tidak selesaikan ini maka belum bisa juga cair THR, jadi ribut lagi, tetap kita usahakan secepatnya,” katanya.
Baca juga: Penyebab Keterlambatan Pembayaran Gaji PPPK di Sulteng Terungkap, Kadis Pendidikan Bilang Begini
Dia menambahkan, untuk isu yang beredar terkait gaji yang dibayarkan hutang pemerintah itu tidak benar.
“Tidak ada bayar hutang itu, anggaran cukup hutang kita juga tidak ada, untuk keterlambatan gaji hanya di dinas pendidikan saja, kalau yang lainnya sudah semua, artinya input anggarannya tepat,” ujarnya.












