Ekonomi

BRI Perluas Energi Surya, Bantu Desa dan Warga Terdampak Bencana

Global Sulteng
×

BRI Perluas Energi Surya, Bantu Desa dan Warga Terdampak Bencana

Sebarkan artikel ini
BRI Perluas Energi Surya, Bantu Desa dan Warga Terdampak Bencana
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan 1.456 perangkat tenaga surya portabel untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera serta memperluas akses energi bersih di wilayah pedesaan. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menyalurkan 1.456 perangkat tenaga surya portabel untuk membantu masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatera serta memperluas akses energi bersih di wilayah pedesaan.

Melalui program BRI Peduli, sebanyak 522 perangkat disalurkan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dan 894 unit ke Kabupaten Aceh Timur. Sebanyak 40 unit lainnya diberikan kepada desa binaan program Desa BRILiaN.

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Perangkat tersebut membantu warga mendapatkan penerangan dan mengisi daya perangkat komunikasi ketika pasokan listrik belum pulih sepenuhnya. Program ini secara keseluruhan menjangkau 1.456 kepala keluarga sebagai penerima manfaat langsung dan 8.376 jiwa sebagai penerima manfaat tidak langsung.

BRI juga membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) off-grid berkapasitas 17,4 kilowatt-peak (kWp) dengan penyimpanan energi 43,2 kilowatt-jam (kWh) di Desa Bojong, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Fasilitas tersebut mendukung pelayanan di balai desa dan usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kehadiran PLTS diperkirakan dapat mencegah gangguan pelayanan akibat pemadaman listrik hingga 75 jam per tahun serta berpotensi meningkatkan produksi telur lebih dari 10 persen.

Baca juga: Nilam Sari Kelola 15 Agen BRILink, Layani Transaksi Pekerja Perkebunan hingga Bansos

Kepala Desa Bojong, Apad Sutisna, mengatakan keberadaan PLTS membantu masyarakat menjalankan aktivitas, terutama saat malam hari. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, sedangkan pelaku usaha memiliki dukungan energi yang lebih stabil untuk meningkatkan produktivitas.

Program energi surya BRI Peduli juga diarahkan untuk mendukung pembangunan desa, pemulihan pascabencana, dan pengurangan emisi. Dengan total kapasitas terpasang sekitar 600 kWp, program ini berpotensi menghasilkan 585 megawatt-jam listrik bersih per tahun dan menekan emisi gas rumah kaca hingga 491,2 ton setara karbon dioksida (CO₂e) setiap tahun.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan pemanfaatan energi bersih dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus membantu pemulihan setelah bencana.

“Keberadaan sumber energi alternatif dapat membantu masyarakat tetap menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonominya secara bertahap,” ujar Dhanny.

Program ini merupakan bagian dari upaya BRI mendukung pembangunan berkelanjutan, termasuk penguatan ekonomi desa, perluasan akses energi, dan peningkatan ketahanan masyarakat terhadap bencana serta perubahan iklim.