Nasional

Jasa Raharja Percepat Penjaminan Biaya Korban Kecelakaan lewat Sistem Digital

Global Sulteng
×

Jasa Raharja Percepat Penjaminan Biaya Korban Kecelakaan lewat Sistem Digital

Sebarkan artikel ini
Jasa Raharja Percepat Penjaminan Biaya Korban Kecelakaan lewat Sistem Digital
Jasa Raharja memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit untuk mempercepat penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas melalui transformasi digital dan standardisasi medis. Foto: IST.

GLOBALSULTENG.COM – Jasa Raharja memperkuat kolaborasi dengan rumah sakit untuk mempercepat penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan lalu lintas melalui transformasi digital dan standardisasi medis.

Upaya tersebut dibahas dalam Industrial Symposium Jasa Raharja pada Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) XXII 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (9/10/2026).

Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan
Iklan - Geser ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Divisi Pelayanan Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, mengatakan integrasi sistem, kepastian penjaminan, dan penerapan standar medis menjadi kunci peningkatan pelayanan bagi korban kecelakaan.

“Jasa Raharja terus mendorong penguatan kolaborasi dengan rumah sakit dan berbagai pemangku kepentingan agar pelayanan kepada korban kecelakaan dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan terintegrasi,” kata Dodi.

Dalam forum tersebut, Jasa Raharja menyoroti pemanfaatan JRCare untuk mendukung proses administrasi dan penjaminan biaya perawatan korban kecelakaan. Sistem digital ini diharapkan membuat koordinasi antara Jasa Raharja dan rumah sakit lebih efisien.

Baca juga: Berawal dari Konter Pulsa, Agen BRILink di Kalsel Kini Punya Banyak Usaha dan Pekerjakan 10 Warga

Selain digitalisasi, symposium membahas penerapan DC-FKMN-JR Tahun 2025/2026 dalam penanganan pasien trauma akibat kecelakaan. Materi tersebut disampaikan Ketua MAB-JR, Agus Purwadianto, sebagai bagian dari penguatan standardisasi medis di rumah sakit.

Kegiatan ini melibatkan Jasa Raharja, PERSI, Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Indonesia (MAKERSI), serta rumah sakit mitra. Sebanyak 15 rumah sakit di Banten hadir langsung, sementara lebih dari 1.000 perwakilan rumah sakit mengikuti kegiatan secara daring.

Dodi berharap kolaborasi tersebut berlanjut dalam praktik pelayanan sehari-hari, bukan hanya menjadi forum diskusi. Jasa Raharja menargetkan sinergi lintas sektor dapat mendukung penjaminan yang lebih cepat, administrasi yang efisien, serta penanganan medis yang sesuai standar.

Melalui langkah tersebut, perusahaan berupaya memperkuat pelayanan bagi korban kecelakaan sejak proses administrasi hingga penanganan di rumah sakit.